Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Konsep Teaching Factory Pembuatan Kursi dan Meja dari Daur Ulang Limbah Plastik Runtuwene, Steven; Slat, Winda Sanni; Rasuh, Adolf Tonny; Hosang, Djefry Paulus; Lambonan, Oldi Malfri
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.678

Abstract

Plastic waste is one of the most urgent environmental problems and continues to increase along with the development of industrial and tourism areas, including in North Minahasa Regency. The high volume of plastic waste generation has not been supported by an adequate management system, resulting in most of the plastic waste polluting the environment. This condition requires innovative solutions to convert plastic waste into valuable products. One approach implemented in this program is the Teaching Factory concept, which integrates learning processes with real production activities. The activities focused on processing plastic waste collected from the community, which was then converted into ready-to-use chair and table products. Through the Teaching Factory approach at the Polimdo campus and partner sites, students and lecturers were directly involved in every stage of production, starting from sorting, shredding, melting, molding, to product assembly. This program successfully collected 47 kg of HDPE, PET, and PP plastic waste, which was then sorted and recycled into plastic sheets, resulting in four chair products and two table products that are ready to use.
Pemberdayaan UMKM dalam Pengolahan Sampah Plastik Menggunakan Mesin Pencacah untuk Mendukung Ekonomi Sirkular di Desa Sarawet, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara Slat, Winda Sanni; Runtuwene, Steven Johny; Priyono, Priyono; Rasuh, Adolf Tony; Hosang, Djefry Paulus; Lambonan, Oldi Malfri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2407

Abstract

Permasalahan utama di Desa Sarawet, Kecamatan Likupang Timur, Sulawesi Utara, adalah rendahnya kapasitas pengolahan sampah plastik akibat keterbatasan teknologi dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah secara produktif. Kondisi ini menyebabkan potensi ekonomi sirkular belum termanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial pelaku UMKM dalam mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi melalui penerapan teknologi mesin pencacah dan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan mencakup tahapan observasi dan pemetaan kebutuhan mitra, pelatihan operasional mesin pencacah dan keselamatan kerja (K3), pendampingan produksi cacahan dan lembaran plastik, serta penguatan pemasaran berbasis media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas produksi, di mana kemampuan pencacahan plastik meningkat dari 15 kg menjadi rata-rata 35 kg per siklus produksi, dan peningkatan produksi lembaran plastik dari satu menjadi tiga lembar per siklus.  Mitra juga mulai menerapkan pemasaran digital yang menghasilkan peningkatan interaksi publik terhadap produk daur ulang plastik. Dampak kegiatan ini meliputi peningkatan produktivitas UMKM, tumbuhnya kesadaran ekonomi sirkular di masyarakat, serta terbentuknya jaringan kerja sama lokal untuk mendukung rantai pasok pengumpulan plastik. Secara keseluruhan, program ini berhasil mengintegrasikan aspek teknologi, ekonomi, dan lingkungan dalam upaya penguatan kemandirian masyarakat pesisir berbasis daur ulang plastik di Desa Sarawet.