Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Keefektifitasan Proses Pembelajaran Di Dalam Komponen K13 Dan Komponen Kumer Alfarizi, M. Nauval; Alghifari, Ahmad Zaki; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintervensi keefektifan unsur-unsur utama antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam lingkungan pembelajaran yang didukung oleh teknologi digital. Kedua kurikulum tersebut memainkan peran krusial dalam membimbing proses pendidikan agar selaras dengan kemajuan zaman dan tuntutan para peserta didik. Kurikulum 2013 menitikberatkan pada pengembangan karakter, pengetahuan, serta keterampilan melalui metode saintifik yang menempatkan aktivitas siswa sebagai pusat perhatian. Di sisi lain, Kurikulum Merdeka lebih menyoroti peningkatan potensi dan kreativitas siswa dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), yang menawarkan keleluasaan lebih luas bagi guru dan siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kajian pustaka (library research) melalui pemeriksaan berbagai referensi akademik, termasuk jurnal, buku, dan artikel ilmiah. Temuan dari analisis tersebut mengungkapkan bahwa unsur-unsur pokok kurikulum, seperti tujuan, materi, proses, dan evaluasi, menunjukkan ciri-ciri khas yang berbeda di masing-masing kurikulum. Kurikulum 2013 cenderung lebih sistematis dan mengecewakan, sementara Kurikulum Merdeka lebih mengutamakan kepentingan serta adaptasi terhadap kebutuhan siswa. Oleh karena itu, tingkat keberhasilan implementasi kedua kurikulum ini sangat dipengaruhi oleh penerapan situasi serta persiapan tenaga pendidik dan institusi pendidikan dalam mengintegrasikan teknologi digital sebagai alat bantu dalam proses belajar.
Konsep Ma’rifat dalam Tasawuf dan Implementasinya dalam Pendidikan Karakter Modern Fadil, Achmad; Alghifari, Ahmad Zaki; Aabidah, Athifa; Damayanti, Arini; Andini, Dwi; Auliya, Gita Nur
Khazanah : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Volume 4 Nomor 3 Agustus (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v4i3.3073

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep ma’rifat dalam tasawuf irfani serta relevansinya bagi pengembangan pendidikan karakter di era globalisasi yang ditandai tantangan moral pada generasi muda. Penelitian menggunakan metode library research dengan analisis isi dan pendekatan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa ma’rifat sebagai pengetahuan intuitif-spiritual yang diperoleh melalui penyucian jiwa, kasyf, dan pengalaman batin memberikan landasan filosofis yang lebih mendalam dibanding pendekatan karakter konvensional yang cenderung menitikberatkan pada aspek perilaku. Nilai-nilai sufistik seperti kesadaran diri, pengendalian hawa nafsu, kedamaian batin, dan akhlak ilahiah dapat diintegrasikan dalam pendidikan karakter melalui pembiasaan moral, refleksi spiritual, serta keteladanan guru. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis ma’rifat berpotensi membentuk peserta didik yang tidak hanya berperilaku etis, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual, integritas, dan kematangan emosional untuk menghadapi dinamika kehidupan abad ke-21 secara humanis dan bertanggung jawab.
Nilai-nilai Kurikulum Cinta dalam Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Irfandi, Irfandi; Athirah, Fannia; Alghifari, Ahmad Zaki; Amelia, Ayu; Damayanti, Arini; Umaroh, Khusni
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.590

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai Kurikulum Cinta serta relevansinya dalam desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membentuk karakter peserta didik secara holistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi terhadap berbagai literatur yang berkaitan dengan Kurikulum Cinta, pendidikan Islam, dan desain pembelajaran PAI, lalu dianalisis dengan metode analisis isi melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Cinta menekankan internalisasi nilai kasih sayang, empati, kepedulian, toleransi, sikap saling menghargai, dan jiwa kebangsaan dalam proses pembelajaran. Nilai-nilai tersebut relevan diintegrasikan ke dalam pembelajaran PAI melalui perencanaan, pemilihan strategi, pemanfaatan media inovatif, serta evaluasi yang humanis. Implementasinya berkontribusi dalam mewujudkan pembelajaran yang inklusif, interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik, sekaligus mendorong pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Kurikulum Cinta menjadi pendekatan efektif untuk memperkuat akhlak mulia, toleransi sosial, dan harmoni kehidupan masyarakat multikultural. Pendekatan ini juga relevan sebagai respons terhadap tantangan globalisasi dan era digital yang berpotensi memengaruhi orientasi berpikir peserta didik melalui paparan nilai dan ideologi ekstrem secara luas.