Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan antara dialek Banjar Hulu dan dialek Banjar Kuala Ulya, Izzatil
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan dialek Banjar Hulu dan Banjar Kuala, dua dialek utama dalam bahasa Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan aspek kebahasaan, khususnya kosakata, pelafalan fonem, dan struktur kalimat. Berdasarkan hasil analisis, dialek Banjar Hulu memiliki keragaman kosakata yang lebih luas dibandingkan dengan dialek Banjar Kuala, dengan logat yang lebih jelas dan khas. Sebaliknya, dialek Banjar Kuala cenderung memiliki logat yang lebih datar dengan pengaruh budaya asing yang lebih signifikan. Perbedaan kosakata, seperti diaku (aku) dalam bahasa Banjar Hulu dan unda (aku) dalam bahasa Banjar Kuala, mencerminkan perbedaan geografis dan sosial. Sementara itu, kesamaan struktur kalimat, seperti pola subjek-predikat-objek-kata keterangan, menunjukkan hubungan kebahasaan kedua dialek tersebut. Faktor historis, geografis, dan sosial, termasuk peran Banjarmasin sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan, turut memengaruhi perkembangan kedua dialek ini. Untuk melestarikan dialek Banjar Hulu dan Banjar Kuala, diperlukan dokumentasi kosakata, integrasi dalam pendidikan lokal, dan penggunaan teknologi melalui aplikasi digital. Dengan langkah-langkah ini, dialek Banjar dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang kaya dan sangat bernilai.
EVALUATING THE EFFECTIVENESS OF “STATPRO” IN ENHANCING SELF-REGULATED LEARNING AND MATH PERFORMANCE IN RURAL SECONDARY EDUCATION Pramesti, Getut; Widodo, Sri; Utami, Amalia Putri; Nisa, Anita Khoiru; Ulya, Izzatil; Winarsih, Kandhi Tri; Nur Rakhma, Alifia Wahyu
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.12959

Abstract

This study examines the effectiveness of the STATPRO game-based learning on mathematics achievement and investigates the factors that influence the formation of self-regulated learning (SRL) among senior high school students in rural areas. Recognizing SRL as a critical factor influencing academic success, creativity, and lifelong learning, this research examines the roles of gender, class, and parental education level in shaping SRL. Employing a quantitative pre-post design using the Wilcoxon-Signed and Friedman test for mathematics achievement and three-way multivariate analysis of variance (MANOVA) for SRL evaluation. Data were collected from cluster-randomized samples across classes 8A to 8C using standardized mathematics tests and the Academic Self-Regulated Learning Questionnaire (ASLQ). Results indicate that class (p = 0.016) and gender (p = 0.001) significantly affect mathematics achievement, while parental education level has no direct impact (p = 0.623). However, SRL development is significantly influenced by the interaction of class, gender, and parental education (p=0.004). These findings highlight the necessity of integrated support from both schools and families to cultivate the students’ self-regulated learning, thereby enhancing students’ cognitive and academic outcomes, especially within resource-limited rural contexts.