Putra, Akbar Aji Pamungkas Suprapto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH VIDEO EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT PADA MAHASISWA Putra, Akbar Aji Pamungkas Suprapto; Handayani, Nia; Rosidah, Istiqomah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 2 (2025): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i2.423

Abstract

Latar Belakang: Infeksi nosokomial merupakan masalah kesehatan global serius di berbagai fasilitas kesehatan. Infeksi ini dapat menyebabkan berbagai dampak seperti mengakibatkan perpanjangan masa rawat inap, resistensi mikroorganisme terhadap antimikroba hingga kematian yang sangat negatif bisa menginfeksi pasien, keluarga, tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa yang sedang menjalani praktik klinik di rumah sakit. Pengetahuan pencegahan infeksi nosokomial yang kurang, dapat meningkatkan risiko terpapar infeksi nosokomial. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang pencegahan infeksi ini salah satunya dengan menggunakan media yang efektif seperti video animasi. Tujuan: Mengetahui bagaimana pengaruh video edukasi terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi angkatan 2023. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian pre experimental dengan one group pretest posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling berjumlah 61 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa kuisioner tingkat pengetahuan dan video animasi yang berisi materi mengenai pencegahan infeksi nosokomial di rumah sakit. Hasil: Sebelum diberikan video edukasi, tingkat pengetahuan mahasiswa berada pada kategori “kurang” (83.6%). Setelah diberikan video edukasi, tingkat pengetahuan pada mahasiswa meningkat menjadi “cukup” (50.8%) dan “cukup baik” (42.6%), dengan hasil uji wilcoxon signed test sebesar 0.0000 dengan p-value < a (0.05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.