Venera, Gaby
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Farmasi Rawat Jalan Non-Bpjs Rs Atma Jaya Dengan Metode Lean Six Sigma Venera, Gaby; Nofierni, Nofierni; Kusumapradja, Rokiah; Jus'at, Idrus
Health Publica Vol 6, No 02 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i02.9370

Abstract

Layanan farmasi rawat jalan berperan penting dalam memastikan kualitas layanan namun seringkali menghadapi tantangan seperti waktu tunggu yang lama dan alur kerja yang tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi alur kerja rawat jalan di RS Atma Jaya dengan menggunakan pendekatan Lean Six Sigma dan mengidentifikasi waste pada proses pelayanan. Studi ini juga mengusulkan perbaikan alur kerja melalui Future Stream Mapping untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, kuesioner, dan telaah dokumen. Alur proses dianalisis menggunakan Value Stream Mapping (VSM) untuk mengidentifikasi Value Added Activities (VAA) dan Non-Value Added Activities (NVAA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total waktu proses (Total Process Time, TPT) untuk resep jadi adalah 18,62 menit, sementara untuk resep racikan mencapai 92,46 menit, dengan dominasi NVAA sebesar 69,93% pada resep jadi dan 66,89% pada resep racikan. Waste yang teridentifikasi meliputi waste waiting (17%), transportasi (13,2%), inventori (10,6%), over proses (12,3%), Motion (11,8%), overproduction (11,3%), defek (10,6%), dan potensi manusia (13,2%), dengan hasil akhir waste waiting adalah sumber utama inefisiensi. Usulan perbaikan melalui Future Stream Mapping diperkirakan mampu mengurangi TPT sebesar 38% untuk resep jadi dan 43% untuk resep racikan. Kesimpulan: Pendekatan Lean Six Sigma terbukti efektif dalam mengidentifikasi pemborosan dan merancang perbaikan alur pelayanan farmasi. Implementasi sistem e-prescription yang lebih terintegrasi dapat mengurangi NVAA, meningkatkan efisiensi, dan mendukung pelayanan yang lebih optimal. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan sistem pelayanan farmasi yang lebih efisien dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kepuasan pasien.Kata Kunci : Lean Six Sigma, Current Stream Mapping, Future Stream Mapping, pelayanan farmasi