Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

VICTIMOLOGY ANALYSIS OF SOCIETAL LABELING ON FEMALE UNIVERSITY STUDENTS WHO VISIT NIGHTCLUBS (A STUDY ON X, Y, AND Z IN PEKANBARU) Vira Novella; M. Zulherawan
International Journal of Education and Social Science Studies Vol. 1 No. 3 (2025): International Journal of Education and Social Science Studies
Publisher : CV. Tirta Pustaka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60153/ijesss.v1i3.240

Abstract

The phenomenon of female university students visiting nightclubs often triggers negative societal labeling that shapes their identity and social position. This study aims to explore the motivations behind such behavior, the forms of stigma received, and the psychological and social impacts experienced. Employing a qualitative approach with purposive sampling. data were collected through in-depth interviews with three student informants (X, Y, Z) and supported by additional community informants.    The data were analyzed using a thematic analysis framework to identify recurring patterns of meaning. The findings reveal that motivations include curiosity, peer influence, entertainment needs, and coping mechanisms for academic or family-related stress. The students experience stigmatizing labels such as “party girl” or “immoral,” which contribute to feelings of shame, insecurity, and social withdrawal. Due to the limited number of key informants, the findings cannot be generalized but provide an in-depth understanding of the social victimization experienced by these students. The study highlights how societal stigma functions as a form of secondary victimization that impacts their well-being and social interactions.
Peningkatan Literasi Anti-Narkoba Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas Melalui Kolaborasi Sosialisasi Antara Perguruan Tinggi Dan BNNK Pelalawan M. Zulherawan; Afrianda, Rendi Tri
Journal Of Rural Community Development Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/x5hw9259

Abstract

Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja masih menjadi permasalahan serius yang memerlukan pendekatan preventif berbasis edukasi. Rendahnya literasi anti-narkoba di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Pelalawan, serta terbatasnya jangkauan program penyuluhan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan, menjadi latar belakang pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi anti-narkoba melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan BNNK Pelalawan dengan pendekatan partisipatif dan interaktif. Metode pelaksanaan meliputi survei awal dan analisis kebutuhan, sosialisasi program, penyuluhan interaktif, pelatihan peer educator, pengembangan media edukasi digital, serta monitoring dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman siswa mengenai jenis, dampak, dan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Selain itu, terbentuknya peer educator di sekolah mitra meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kampanye anti-narkoba berbasis teman sebaya. Pengembangan media edukasi digital turut memperluas jangkauan literasi sesuai dengan karakteristik generasi muda. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan BNNK Pelalawan juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam program pencegahan narkoba berbasis sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga membangun kesadaran kritis dan ketahanan sosial remaja terhadap ancaman narkotika secara berkelanjutan.
Upaya Ditpolairud Polda Riau Dalam Pencegahan Transnational Crime Penyelundupan Narkotika Di Jalur Laut Riau Ditya Riantiarni; M. Zulherawan
Sisi Lain Realita Another Side Of Reality Journal Criminology Vol 10 No 1 (2025): Sisi Lain Realita Another Side Of Reality Journal Criminology
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increase in cross-border crimes, especially narcotics smuggling through the sea route in the Riau region, is a serious threat to public security and order. Riau's geographical location is close to international waters making it one of the vulnerable points for the entry of narcotics networks from abroad. This study aims to examine the efforts of the Riau Regional Police Directorate in preventing narcotics smuggling through the sea route by focusing on prevention strategies, operational constraints, and the level of effectiveness. The method used is a qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. The results of the study show that prevention is carried out through routine patrols, cooperation with related agencies, supervision of vulnerable areas, and the involvement of coastal communities. However, there are still obstacles in the form of limited facilities, the breadth of the supervision area, and the development of the perpetrator's modus operandi. Overall, the efforts made reflect an adaptive preventive approach in dealing with narcotics crimes.
Penyuluhan dan Sosialisai Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Remaja bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pelalawan Rendi Tri Afrianda; M. Zulherawan; Adibya Mahira; Agustina Al Zahra
Journal Of Rural Community Development Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/vgqeaq51

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja Kabupaten Pelalawan merupakan masalah serius yang diperkuat oleh posisi wilayah yang strategis dan kerentanan lingkungan sosial, sehingga diperlukan model pencegahan yang melibatkan aktor lokal secara aktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja, memperkuat kapasitas pendidik dan penyuluh, serta membangun jejaring kolaboratif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) bekerja sama dengan BNNK Pelalawan. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap: sosialisasi dan identifikasi masalah, perencanaan kolaboratif, pelaksanaan program tematik (penyuluhan, pelatihan, dan kegiatan kreatif berbasis remaja), pendampingan dan evaluasi (pre–post test dan FGD), serta diseminasi dan penguatan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program terlaksana sesuai rencana dengan partisipasi aktif remaja, pendidik, dan mitra; terjadi peningkatan pengetahuan tentang jenis, dampak, dan konsekuensi hukum penyalahgunaan narkoba; serta mulai terbentuk komunitas remaja anti narkoba dan forum koordinasi awal lintas lembaga di Kabupaten Pelalawan. Selain menghasilkan dampak sosial di tingkat komunitas, kegiatan ini juga melahirkan draf artikel ilmiah sebagai luaran akademik yang mendokumentasikan efektivitas model penyuluhan berbasis PAR dalam meningkatkan literasi bahaya narkoba pada remaja di wilayah rural strategis.