Meta Nofiani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENTINGNYA ETIKA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA KURIKULUM MERDEKA (DEEPLEARNING) Ganesha Brillyan; Asprianto; Imanullah Husadan; Frenski Dwisetyo Nurcahyati; Intan Apriani; Meta Nofiani
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 12 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Desember)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i12.1294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penanaman etika dalam meningkatkan minat belajar siswa pada implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 13 Kota Bengkulu. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena menurunnya minat belajar siswa yang salah satunya dipengaruhi oleh perilaku dan etika peserta didik selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan guru, wali kelas, serta siswa sebagai informan utama. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika memiliki peran penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif, memperkuat hubungan sosial yang positif, serta mendorong kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Guru berperan sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai etika melalui pembiasaan, integrasi nilai dalam pembelajaran, serta pemberian penguatan positif. Sementara itu, sekolah mendukung melalui budaya sekolah, kebijakan yang konsisten, dan lingkungan yang aman. Penanaman etika dalam Kurikulum Merdeka terintegrasi melalui kegiatan intrakurikuler dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Secara keseluruhan, pembiasaan etika yang konsisten terbukti mampu meningkatkan minat belajar siswa dan memperkuat efektivitas pelaksanaan Kurikulum Merdeka.