Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI KONDUKTIVITAS TERMAL SERAT LUFFA SEBAGAI BAHAN COOLING PAD EVAPORATIVE COOLING BERBASIS FINNED HEAT PIPE Erwinda Fenty Anggraeni; Bobby Ramadani; Kauzario; Regi Ramadhan; Indra Dwi Ramadhan
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v2i3.52322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi serat luffa (Luffa cylindrica) sebagai bahan alternatif cooling pad pada sistem evaporative cooling berbasis finned heat pipe. Serat luffa dipilih karena memiliki struktur berpori alami, kemampuan menyerap air yang tinggi, serta bersifat ramah lingkungan dan terbarukan. Pengujian konduktivitas termal dilakukan menggunakan metode steady state dengan variasi tiga sampel untuk memperoleh nilai rata-rata. Hasil pengujian menunjukkan bahwa serat luffa memiliki nilai konduktivitas termal rata-rata sebesar 0,046 W/m·K, yang tergolong rendah dan sesuai untuk aplikasi pendinginan evaporatif. Selain itu, efisiensi sistem evaporative cooling dengan serat luffa sebagai pad mencapai 74,3%, mendekati efisiensi cooling pad selulosa komersial sebesar 76,4%. Penambahan teknologi finned heat pipe terbukti mampu meningkatkan distribusi panas dan efisiensi termal sistem secara keseluruhan. Berdasarkan hasil tersebut, serat luffa menunjukkan potensi sebagai bahan cooling pad alami yang efisien dan berkelanjutan untuk sistem pendingin evaporatif.
ANALISIS PERHITUNGAN AKTUAL MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS Syaiful Arif; Erwinda Fenty Anggraeni; Widarto; Kauzario; Ade Reksa
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54321

Abstract

Penggunaan mesin pencacah kertas menjadi solusi efektif dalam mendaur ulang limbah kertas, khususnya pada skala rumah tangga dan industri kecil. Komponen utama yang menentukan kinerja mesin pencacah adalah mata pisau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan aktual mata pisau mesin pencacah kertas ditinjau dari aspek gaya potong, kebutuhan daya, serta tegangan mekanik yang terjadi selama proses pencacahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur, pengumpulan data teknis, perhitungan manual berdasarkan rumus mekanika teknik, serta simulasi numerik dengan bantuan perangkat lunak CAD/CAE. Material pisau yang digunakan adalah SKD-11 dengan kekerasan ±60–62 HRC. Perhitungan gaya potong dilakukan dengan pendekatan luas bidang potong dan tegangan geser kertas. Daya yang dibutuhkan dihitung berdasarkan kecepatan potong dan efisiensi sistem. Analisis tegangan dilakukan menggunakan rumus Von Mises untuk memastikan ketahanan pisau terhadap beban kerja. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa gaya potong maksimum berada pada kisaran 240 N dengan kebutuhan daya sebesar 2,07 kW. Tegangan Von Mises yang terjadi sebesar 435,89 MPa, masih berada di bawah batas elastis material SKD-11. Dengan demikian, spesifikasi dan desain pisau dinilai layak dan aman digunakan dalam mesin pencacah kertas. Penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perancangan dan evaluasi komponen pisau mesin pencacah pada skala UMKM dan rekayasa mesin sederhana.