Faridatul Ula
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBACA BUKU CERITA DI TK DEVI AULIA Endang Sari, Mega; Faridatul Ula; Imamah
Jurnal Tawadhu Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/twd.v9i2.1765

Abstract

This study aims to explore the impact of storybook reading activities on the social-emotional development of early childhood learners at TK Devi Aulia. Using a qualitative descriptive approach through literature review, this research examines previous studies, journals, and books related to storytelling and its educational benefits. The findings reveal that reading storybooks not only enhances children’s linguistic abilities but also fosters empathy, emotional regulation, and positive social interaction. Story-based learning helps children recognize and manage emotions, build caring relationships, and develop moral values through narrative experiences. Furthermore, teachers play a crucial role in guiding discussions, modeling emotional expression, and creating a warm classroom atmosphere. In conclusion, storybook reading serves as an effective pedagogical tool to strengthen children’s emotional intelligence, empathy, and cooperative behavior in early childhood education settings.
ANALISIS KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN ASYIK DAN ATIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF PADA ANAK USIA DINI Anisya Fitriasari; Indri Ristiani; Mega Endang Sari; Faridatul Ula; Sri Watini
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.2175

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Model Pembelajaran ASYIK (Aman, Senang, Yakin, Inovatif, Kreatif) dan Model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan) dalam meningkatkan partisipasi aktif anak usia dini melalui pendekatan kualitatif studi literatur. Temuan kajian menunjukkan bahwa Model ASYIK berperan strategis dalam menstimulasi dimensi afektif melalui penciptaan ekosistem belajar yang kondusif, di mana penggunaan instrumen reward dan yel-yel secara efektif memitigasi kecemasan instruksional serta meningkatkan kepercayaan diri anak. Sementara itu, Model ATIK menyediakan kerangka kerja metodologis sistematis yang mengakomodasi kebutuhan eksplorasi sensorik dan motorik anak melalui tahapan belajar berbasis pengalaman (experiential learning). Sinergi antara aspek emosional pada model ASYIK dan struktur kognitif pada model ATIK menghasilkan paradigma pembelajaran holistik yang tidak hanya meningkatkan keterlibatan kinestetik dan literasi numerasi, tetapi juga memperkuat kesiapan mental (school readiness) anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Secara teoretis, integrasi kedua model inovatif ini menegaskan pentingnya reposisi peran pendidik sebagai desainer pengalaman yang mampu menyelaraskan stimulasi pedagogis dengan karakteristik perkembangan alamiah anak pada masa golden age.