Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tindakan Komunikatif Penyandang Diabetes Melitus dalam Pemecahan Masalah Diah Febrina
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/hy5gdb34

Abstract

World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa penyakit tidak menular (PTM) telah menjadi penyebab kematian hampir 70% jiwa di dunia. Hal ini membuat agenda 2030 (SDGs) menjadikan isu penyakit tidak menular sebagai sebuah tantangan utama. Salah satu penyakit tidak menular yang cukup menjadi perhatian di Indonesia adalah diabetes melitus (DM) dimana diperkirakan pada tahun 2030 akan mencapai 1,3 juta penyandang.  Penelitian ini mencoba melihat dari sudut pandang komunikasi melalui konsep tindakan komunikatif dalam penyelesaian masalah (CAPS) yang merupakan bagian dari Situational Theory of Problem Solving (STOPS). Teori ini menyatakan bahwa orang berkomunikasi secara aktif dan instrumental untuk menyelesaikan masalah dan tindakan dipicu oleh respons kognitif mereka terhadap masalah dan motivasi untuk mengatasi situasi. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan komunikatif penyandang DM yang dilihat melalui variabel dalam CAPS yaitu information seeking, information attending, information forefending, information permitting, information forwarding, dan information sharing. Kajian ini menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner kepada para penyandang  DM di kota Jakarta secara purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif univariat melalui tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penyandang DM tergolong kepada komunikator aktif dalam tindakan untuk memecahkan masalahnya.
Penerapan Dialog dan Interaksi Media Sosial dalam Konteks Komunikasi Interpersonal Guru dan Siswa di SMPN 13 Depok Nuha Afifah Rubihalia; Muhammad Nabil Ramadhan; Diah Febrina
Journal of Community Service and Engagement Vol 1 No 2 (2026): February: Servitia: Journal of Community Service and Engagement
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/fs4pda59

Abstract

This community-based empirical study examines the implementation of BERKATA (Bersama Komunikasi Merata), a participatory intervention integrating face-to-face dialogue and social media interaction to strengthen teacher–student interpersonal communication at SMPN 13 Depok. The program was initiated through a needs assessment using surveys and interviews to measure the magnitude of communication problems within the school community. Baseline findings indicated that communication issues were primarily caused by delayed information delivery (57.9%) and inadequate communication media (25.7%), leading to confusion and recurrent misunderstandings. The intervention was conducted over two weeks through two structured dialogue sessions and continuous interactive content dissemination via the school’s Instagram platform (@Galasresmi). Evaluation employed a mixed approach, combining post-program surveys, direct observation, social media engagement documentation, and brief interviews to capture behavioral and attitudinal changes. Results suggest a positive shift in communication openness and participation, where 53.3% of students agreed and 46.7% strongly agreed that the dialogue sessions increased their confidence to express communication concerns. Teachers also demonstrated improved receptiveness toward student feedback. The findings highlight the necessity of integrating relational and digital communication strategies to achieve sustainable improvements.