Latar Belakang: Hipertensi adalah penyakit degeneratif yang dikenal sebagai pembunuh senyap dan prevalensinya terus meningkat, terutama pada lansia. Kombinasi pijat tengkuk terapeutik dan pijat punggung dengan gerakan lambat diyakini mampu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi dan vasodilatasi. Tujuan: Menganalisis efektivitas pemberian kombinasi pijat tengkuk terapeutik dan pijat punggung dengan gerakan lambat dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Baumata Puskesmas. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen menggunakan pendekatan desain pre-post test satu kelompok dengan sampel 34 lansia dengan hipertensi. Hasil: Hasil analisis menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan setelah pemberian terapi kombinasi. Uji statistik menunjukkan nilai ap <0,05, yang berarti terdapat efek yang signifikan. Kesimpulan: Pemberian kombinasi pijat tengkuk terapeutik dan pijat punggung dengan gerakan lambat efektif menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.