Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Deskriptif Variabilitas Genetik Tanaman Kedelai sebagai Strategi Pertanian Berkelanjutan Pertiwi, Aghisna; Putri, Alya Kurnia; Zains , Anthika Rivera; Pratiwi , Febryana Putri; Sandi, Rodi Boy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3951

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan menganalisis variabilitas fenotipik dan genetik pada beberapa genotipe kedelai sebagai dasar dalam merumuskan strategi pertanian berkelanjutan. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi perbedaan karakter agronomi utama, meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong, ukuran biji, serta hasil per tanaman. Analisis varians diterapkan untuk mengidentifikasi perbedaan nyata antargenotipe, sedangkan nilai heritabilitas dan genetic advance dihitung guna menentukan sejauh mana kontribusi komponen genetik terhadap ekspresi karakter tersebut. Selain itu, analisis korelasi digunakan untuk memahami hubungan antarkarakter agronomi dan menilai potensi seleksi tidak langsung terhadap peningkatan hasil. Analisis klaster turut dilakukan untuk mengelompokkan genotipe berdasarkan kesamaan fenotipik sehingga dapat mengidentifikasi sumber keragaman genetik yang potensial bagi pemuliaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman luas antar genotipe, ditandai oleh perbedaan signifikan pada berbagai karakter yang diamati. Nilai heritabilitas yang tinggi pada beberapa karakter utama mengindikasikan bahwa seleksi dapat dilakukan secara efektif untuk mencapai kemajuan genetik yang berkelanjutan. Korelasi positif antara karakter hasil dan karakter pendukung lainnya memperjelas arah seleksi yang efisien dalam program pemuliaan. Sementara itu, analisis klaster berhasil memetakan kelompok genotipe yang memiliki potensi adaptasi dan kombinasi karakter unggul. Secara keseluruhan, temuan ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan varietas kedelai unggul serta mendukung implementasi sistem pertanian yang lebih produktif, stabil, dan berkelanjutan.
Peran Bakteri Pengurai dalam Dekomposisi Limbah Organik: Sebuah Tinjauan Literatur Pratiwi, Febryana Putri; Putri, Alya Kurnia; Zains, Anthika Rivera; Sandi, Rodi Boy
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8484

Abstract

Peningkatan volume limbah organik menjadi tantangan lingkungan yang terus berkembang, terutama akibat aktivitas rumah tangga dan sektor pangan. Pengelolaan yang tidak optimal menyebabkan pencemaran serta penurunan kualitas lingkungan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis peran bakteri pengurai dalam proses dekomposisi limbah organik serta mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Data dikumpulkan melalui seleksi bertahap berdasarkan kesesuaian tema, kemudian dianalisis secara deskriptif dan komparatif untuk menemukan pola hubungan antara aktivitas bakteri dan hasil dekomposisi. Hasil kajian menunjukkan bahwa bakteri pengurai berperan penting dalam mempercepat degradasi bahan organik melalui mekanisme enzimatik yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti suhu, pH, kelembaban, dan ketersediaan oksigen. Metode pengolahan limbah seperti pengomposan, biofilter, dan fermentasi memperlihatkan tingkat efektivitas yang berbeda, bergantung pada kesesuaian sistem dan karakteristik limbah. Proses dekomposisi berlangsung lebih optimal ketika kondisi lingkungan stabil dan mendukung aktivitas mikroorganisme. Kajian ini menegaskan bahwa pemanfaatan bakteri pengurai memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi pengolahan limbah yang efisien dan berkelanjutan. Pendekatan yang mengintegrasikan pengendalian lingkungan dan pemilihan metode yang tepat dapat meningkatkan kinerja sistem pengolahan limbah organik secara signifikan. Selain itu, integrasi antar metode berbasis biologis menunjukkan peluang untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menghasilkan produk bernilai guna. Temuan ini juga memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan inovasi pengelolaan limbah yang lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan yang beragam.