Penelitian Penelitian ini bertujuan menganalisis variabilitas fenotipik dan genetik pada beberapa genotipe kedelai sebagai dasar dalam merumuskan strategi pertanian berkelanjutan. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi perbedaan karakter agronomi utama, meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong, ukuran biji, serta hasil per tanaman. Analisis varians diterapkan untuk mengidentifikasi perbedaan nyata antargenotipe, sedangkan nilai heritabilitas dan genetic advance dihitung guna menentukan sejauh mana kontribusi komponen genetik terhadap ekspresi karakter tersebut. Selain itu, analisis korelasi digunakan untuk memahami hubungan antarkarakter agronomi dan menilai potensi seleksi tidak langsung terhadap peningkatan hasil. Analisis klaster turut dilakukan untuk mengelompokkan genotipe berdasarkan kesamaan fenotipik sehingga dapat mengidentifikasi sumber keragaman genetik yang potensial bagi pemuliaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman luas antar genotipe, ditandai oleh perbedaan signifikan pada berbagai karakter yang diamati. Nilai heritabilitas yang tinggi pada beberapa karakter utama mengindikasikan bahwa seleksi dapat dilakukan secara efektif untuk mencapai kemajuan genetik yang berkelanjutan. Korelasi positif antara karakter hasil dan karakter pendukung lainnya memperjelas arah seleksi yang efisien dalam program pemuliaan. Sementara itu, analisis klaster berhasil memetakan kelompok genotipe yang memiliki potensi adaptasi dan kombinasi karakter unggul. Secara keseluruhan, temuan ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan varietas kedelai unggul serta mendukung implementasi sistem pertanian yang lebih produktif, stabil, dan berkelanjutan.