Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KETEBALAN ASPAL (AC-WC) DENGAN METODE BINA MARGA 1987 DAN AASHTO 1993 PADA RUAS JALAN SAMBIREJO KOTA PASURUAN Rahafilah; Dian Kusumaningsih
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9785

Abstract

Lapisan AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) merupakan komponen penting dalam struktur perkerasan lentur yang berfungsi sebagai lapisan permukaan jalan. Ketebalan lapisan ini harus dirancang secara tepat untuk menjamin kenyamanan, keselamatan, serta efisiensi biaya konstruksi dan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketebalan lapisan AC-WC pada ruas Jalan Sambirejo, Kota Pasuruan, menggunakan dua metode perencanaan, yaitu Bina Marga 1987 dan AASHTO 1993. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kuantitatif berbasis data sekunder, meliputi data CBR, lalu lintas harian rata-rata (LHR), serta konfigurasi kendaraan. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Bina Marga 1987 menghasilkan ketebalan lapisan AC-WC sebesar 7,5 cm, sedangkan metode AASHTO 1993 menghasilkan ketebalan 18 cm. Perbedaan ini disebabkan oleh pendekatan parameter desain yang digunakan, seperti penggunaan ESAL dan reliability pada metode AASHTO, dibandingkan dengan LER dan DDT pada metode Bina Marga. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pemilihan metode perencanaan yang sesuai dengan kondisi lalu lintas dan karakteristik tanah setempat. Metode AASHTO 1993 lebih konservatif dan cocok untuk jalan dengan beban tinggi, sedangkan metode Bina Marga 1987 lebih efisien dan sesuai untuk kondisi lokal Indonesia dengan lalu lintas ringan hingga sedang.