Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA LALU LINTAS JALAN NASIONAL (Studi Kasus Jalan Raya Mondoroko – Pasar Singosari Malang)The main road of Pasar Singosari is an arterial road connecting Surabaya and Malang. The increasingly crowded activities that Mohammad Husin; Dian Kusumaningsih
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kjms.v1i2.107

Abstract

The main road of Pasar Singosari is an arterial road connecting Surabaya and Malang. The increasingly crowded activities that occur in Singosari Market, such as vehicle density, angkot that drops off passengers, parking on the shoulder of the road and other side obstacles affect the performance of the main road section in the market area. This research uses a method by processing primary data from field surveys and collecting some information needed as secondary data. From the results of the analysis, it was found that the side resistance was quite high (H) = 729. For the ability of the Mondoroko highway section can pass the amount of traffic volume C = 4116.82 smp/hour, The Mondoroko highway section is said to experience problems with its saturation capacity which almost exceeds the ideal saturation degree limit DS = 0.75 – 0.80. On Sundays and Saturdays the south direction is still under normal circumstances 0.65 service level C
STUDI KAJIAN PENINGKATAN RUAS JALAN BANGIL – KEMIRISEWU, KABUPATEN PASURUAN MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN”. Solehudin Arif; Dian Kusumaningsih
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kjms.v1i2.119

Abstract

Pertumbuhan sektor perindustrian di Kab. Pasuruan terus meningkat dengan signifikan. Pertumbuhan perindustrian ini berdampak pada kondisi jalan di ruas Bangil – Kemirisewu di Kabupaten Pasuruan yang mengalami kerusakan. Ruas jalan Bangil – Kemirisewu ini memiliki klasifikasi sebagai jalan kelas III dengan lebar badan jalan 6 meter dan panjang sekitar 1.2 kilometer. Jalan ini termasuk dalam kategori jalan Kabupaten dan berfungsi sebagai penghubung Jalan lokal Primer di berbagai industri pabrik dan lainnya. Dalam hal kriteria teknis perencanaan jalan, sesuai dengan Permen No.19./PRT/M/2011. jalan lokal kelas III seharusnya memiliki lebar lajur lalu-lintas 2x3,50 meter.Untuk data yang diperlukan untuk perencanaan ini meliputi data CBR (California Bearing Ratio), data Lalulintas Harian di Kabupaten Pasuruan. Data Lalulintas Harian digunakan dari periode tiga tahun terakhir, yaitu 2020 hingga 2022, dan untuk data-data CBR didapat dari Dinas PU Bina Marga. Semua data ini termasuk dalam data kategori sekunder. Untuk penerapan merancang Perkerasan Lentur pada jalan dengan menggunakan Metode MDPJ (Manual Desain pekerasan Jalan).Hasil dari rencana peningktan perkerasan dengan masa perencanaan 20 tahun menunjukkan bahwasannya untuk rencana lebar jalan, jenis perkerasaan yang direkomendasikan adalah Laston. Dalam rincian ini, penebalan jalan yang baru akan menjadi AC_WC dengan tebal 4cm, AC_BC dengan tebal 6cm, AC_Base dengan tebal 10,5cm, dan untuk Lapis Pondasi Atas dengan tebal 30cm.Sementara untuk perkerasan yang sudah ada (struktur perkerasan eksisting), diperlukan penambahan lapisan permukaan (overlay) dengan lebar 7 meter. Lapisan overlay ini akan memiliki ketebalan AC_WC sekitar 4cm, AC_BC sekitar 6cm, dan AC_Base sekitar 10,5cm.Kesimpulannya, peningkatan pertumbuhan Perindustrian pada Kabupaten Pasuruan berakibat pada rusaknya jalan pada ruas Bangil – Kemirisewu. Maka dari itu direncanakan perkerasan baru dengan ketebalan yang sesuai dengan spesifikasi teknis dan masa rencana 20 tahun menggunakan MDPJ (maual desain perkerasan jalan). Selain itu, perkerasan eksisting juga akan mengalami peningkatan melalui lapisan overlay untuk menjaga kualitas dan daya tahan jalan yang lebih baik.
PENGARUH SISTEM DRAINASE JALAN TERHADAP KONDISI BADAN JALAN (STUDI KASUS DI RUAS JALAN KEJAYAN-TOSARI KM,27) M. Rijal Arifin; Dian Kusumaningsih
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kjms.v1i1.123

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem drainase jalan di ruas jalan Kejayan-Tosari, km 27, memiliki beberapa masalah yang berpotensi mengganggu keselamatan jalan. Terdapat beberapa saluran drainase yang tersumbat, dimensi saluran yang tidak memadai, dan rendahnya kapasitas penampung air. Hal ini dapat menyebabkan genangan air di jalan, serta potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Maka diperlukan tindakan perbaikan dan peningkatan pada sistem drainase jalan. Langkah-langkah yang disarankan meliputi perbaikan saluran drainase yang tersumbat, peningkatan dimensi saluran yang sesuai, dan penerapan sistem pengelolaan air yang efektif serta melakukan perawatan rutin dan pemantauan secara berkala.
PENGARUH BEBAN KENDARAAN TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN JALAN SENGONAGUNG– BAKALAN PADA PERKERASAN LENTUR (FLEXIBLE PAVEMENT) Nida Muhammad; Dian Kusumaningsih
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kjms.v1i2.129

Abstract

Jalan sengonagung-bakalan merupakan jalan alternatif menuju wonorejo pasuruan yang selalu di lalui kendaraan berat untuk menghindari kemacetan di jalur surabaya-malang serta jalur ini merupakan jalur wisata dan industri Volume lalu lintas dengan adanya beban kendaraan yang selalu melewati jalur ini merupakan faktor penyebab terjadinya kerusakan jalan perkerasan lentur yang lebih cepat dari umur rencana yang telah ditentukan pada awal perencanaan. Perkerasan lentur pada jalan sengonagung bakalan rentan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh beban kendaraan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh beban kendaraan terhadap tingkat kerusakan jalan pada perkerasan lentur. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode bina marga No. 018/ T/ BNKT/ 1990 tahapan penelitian mengumpulkan data beban kendaraan dan tingkat kerusakan jalan pada beberapa ruas jalan yang memiliki perkerasan lentur di jalan sengonagung-bakalan. Hal ini disebabkan oleh beban kendaraan yang dihasilkan oleh kendaraan yang berat dan berulang-ulang melintasi jalan tersebut. Hasil Penelitian kendaraan bermuatan berlebih yang melewati ruas Jalan sengonagung – bakalan kendaraan berat yaitu MC (Motor Cycle) dengan jumlah total 1921, jumlah jenis kendaraan LV (Low Vehicle) yang berjumlah 952, dan HV (Heavy Vehicle) yang berjumlah 125, Jumlah LHR di Jalan Sengonagung bakalan sebesar 2072 smp/hari. kelas jumlah kendaraan LHR tertinggi sebesar 664.3 smp/hari yang masuk kedalam nilai kelas jalan 4. Vehicle damage factor kumulatif berdasarkan Bina Marga (1987) pada ruas jalan sengonagung – bakalan diperoleh untuk golongan 2 sebesar 347480 kips dan golongan 4 sebesar 45625 kips, Persentase kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan sebesar 34.04 % termasuk dalam kategori kerusakan sedang dengan nilai 5, Jenis kerusakan jalan yang terjadi pada jalan yang diteliti yaitu Retak, Amblas, Tambalan dan Lubang. Dari analisis data dan pembahasan pada ruas jalan sta 0+000 s/d 0+200 di dapatkan bahwa Tingkat kerusakan atau nilai Urutan Prioritas (UP) yang didapat adalah 10 yang berarti ruas jalan sengonagung-bakalan masuk kategori pemeliharaan rutin.Untuk dimasa yang akan datang dilakukan perbaikan dengan Metode penanganan kerusakan yang dilakukan di ruas jalan sengonagung – bakalan adalah pengaspalan (P2), penambalan lubang (P5) dan perataan (P6).
PENGARUH PENGGUNAAN BAHU JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (STUDI KASUS DI RUAS JALAN KEJAYAN-PURWOSARI, KM 15). Fahmi Bichar Rusyadi; Dian Kusumaningsih
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kjst.v1i3.136

Abstract

Jurnal ini mengkaji situasi di ruas jalan Kejayan-Purwosari pada KM 1517, di mana aktivitas manusia seperti parkir kendaraan, pejalan kaki, kendaraan non motor, dan perdagangan di bahu jalan mengganggu kinerja lalu lintas yang tidak efektif dan stabil. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian menganalisis pengaruh bahu jalan terhadap kinerja jalan dengan memeriksa kondisi geometrik, volume kendaraan, kepadatan lalu lintas, hambatan samping, dan derajat kejenuhan. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi jalan termasuk dalam kategori jalan kolektor primer/jalan Provinsi, dengan volume kendaraan yang tinggi dan derajat kejenuhan yang buruk. Solusi alternatif yang diusulkan adalah menghilangkan parkir di bahu jalan atau membuat jalan satu arah untuk meningkatkan kinerja lalu lintas dan mencapai arus yang lebih stabil dan kinerja lalu lintas yang lebih baik.
ANALISA PENGARUH PASAR TRADISIONAL TERHADAP KINERJA LALU LINTAS (Studi Kasus Pasar Pandaan Ruas Jalan Urip Sumoharjo) Syamsul Arifin; Dian Kusumaningsih; Khofifah; Afrikhatul Maulidiyah
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kjst.v1i5.316

Abstract

Jalan merupakan unsur penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan tercapainya stabilitas sosial yang sehat dan dinamis. Oleh karena itu kinerja lalu lintas perlu diperhatikan. Kinerja lalu lintas dapat didefinisikan, sejauh mana kemampuan jalan menjalankan fungsinya. Pada ruas jalan Urip Sumoharjo terjadi masalah yaitu kemacetan kendaraan akibat adanya pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja lalu lintas pada ruas jalan raya, Urip Sumoharjo, Petungsari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan akibat adanya pasar dan mengetahui penanganan pada ruas jalan tersebut terhadap pengaruh pasar tradisional. Metode penelitian adalah tata cara dalam melakukan suatu penelitian untuk mencapai hasil tertentu. Metode penelitian survei kinerja lalu lintas pada ruas jalan raya Urip Sumoharjo, Petungsari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Pada penelitian ini penulis berpedoman pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) dimana penulis melakukan pengukuran volume lalu lintas, analisa kapasitas ruas jalan, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan, tingkat pelayanan, perhitungan kecepatan sesaat di jalan raya Urip Sumoharjo, Petungsari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan terhadap pengaruh pasar tradisional. Berdasarkan penelitian ini bisa diambil kesimpulan pada kapasitas derajat kejenuhan jalan Urip Sumoharjo dari arah selatan tingkat layanan C dengan nilai DS 0.64 dan dari arah utara tingkat layanan C dengan nilai DS 0.55, nilai tersebut menunjukkan bahwa kinerja lalu lintas masih baik dibuktikan dengan nilai DS kurang dari 0.75 dari hasil analisis mengenai kinerja lalu lintas diruas jalan Urip Sumoharjo namun tetap disarankan agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas serta penertiban area parkir kendaraan dibahu jalan berupa menambahkan rambu – rambu dilarang parkir dan pemindahan alokasi pedagang.
Analisis Model Tarikan Perjalanan di RSUD Grati Kabupaten Pasuruan Zakaria, Ahmad; Kusumaningsih, Dian
Science and Physics Education Journal (SPEJ Vol 8 No 1 (2024): SPEJ (Science and Physic Education Journal)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/spej.v8i1.12186

Abstract

Seluruh kegiatan yang berlangsung pada suatu lahan disebut tata guna lahan, dan salah satu jenisnya adalah guna lahan kesehatan. RSUD GRATI termasuk jenis guna lahan kesehatan di Jalan Raya Grati No 199 Ranu Klindungan, Grati Pasuruan, dan memiliki tipe C. Rumah sakit ini, yang resmi beroperasi pada 13 Februari 2018, memiliki luas lahan 2,8 hektar yang meningkatkan peluang masyarakat untuk berobat dan mempengaruhi tarikan pergerakan, khususnya terhadap Jalan Raya Grati. Tingkat pelayanan di Jalan Raya Grati dapat menurun setelah rumah sakit beroperasi penuh, sehingga perlu diidentifikasi besar tarikan dari rumah sakit melalui model tarikan perjalanan untuk proyeksi pergerakan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tarikan perjalanan di Kabupaten Pasuruan, khususnya di RSUD GRATI, serta menganalisis model tarikan kendaraan yang terjadi di RSUD GRATI. Data penelitian mencakup data primer berupa jumlah kendaraan yang memasuki dan meninggalkan RSUD GRATI serta data sekunder, dengan survei selama 7 hari dan populasi sebanyak 1022 serta sampel 92. Penelitian menggunakan uji statistik, yaitu uji korelasi dan uji regresi linear. Karakteristik pengunjung RSUD Grati Pasuruan sebagian besar adalah pasien dan dokter berusia 31-40 tahun (34%), dengan rumah lebih dari 15 km (46%), waktu tempuh lebih dari 20 menit (46%), dan moda transportasi pribadi (55%). Tanggapan pengunjung mengenai luas lahan rumah sakit sangat luas (46%), luas lahan parkir sangat luas (50%), dan fasilitas sangat memadai (47%). Model analisis tarikan perjalanan menunjukkan bahwa variabel seperti jumlah jarak rumah ke rumah sakit, waktu perjalanan, moda transportasi, jumlah kepemilikan kendaraan, luas lahan RSUD, luas lahan parkir dan fasilitas yang disediakan mempengaruhi jumlah tarikan perjalanan. Faktor dominan yang mempengaruhi tarikan perjalanan adalah waktu perjalanan (X2) dengan koefisien korelasi 0,621 (57,7%) dan luas lahan parkir (X6) dengan koefisien korelasi 0,408 (51,6%). Dengan demikian, faktor waktu perjalanan dan luas lahan parkir adalah yang paling dominan mempengaruhi tarikan perjalanan pengunjung ke RSUD Grati Pasuruan
ANALISIS PERBANDINGAN KETEBALAN LAPIS PERKERASAN ASPAL (OVERLAY) DENGAN METODE BINA MARGA 1987 DAN BINA MARGA 2024 Munding; Dian Kusumaningsih
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9771

Abstract

Pelapisan ulang (overlay) merupakan salah satu metode rehabilitasi perkerasan jalan yang umum digunakan untuk memperpanjang umur layanan dan meningkatkan kinerja struktural jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketebalan overlay perkerasan aspal menggunakan dua metode, yakni Metode Bina Marga 1987 dan Metode Bina Marga 2024. Studi dilakukan pada ruas Jalan Tutur–Sumber Pitu, Kabupaten Pasuruan, dengan pendekatan deskriptif-kuantitatif berdasarkan data sekunder seperti CBR, LHR, dan hasil pengujian lendutan permukaan. Hasil perhitungan menunjukkan perbedaan ketebalan overlay antara kedua metode. Metode Bina Marga 1987 menggunakan pendekatan semi-empiris dengan parameter lalu lintas dan daya dukung tanah, sementara Metode Bina Marga 2024 menerapkan pendekatan mekanistik-empiris yang mempertimbangkan lendutan dan kumulatif beban sumbu standar (CESAL). Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi referensi teknis dalam menentukan metode overlay yang efisien dan sesuai dengan kondisi eksisting di lapangan.
ANALISA KARAKTERISTIK PARKIR KENDARAAN PADA AREA PARKIR PASAR BESAR KOTA PASURUAN Syafa Ziana Ardhillah; Dian Kusumaningsih
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9777

Abstract

Pasar Besar Kota Pasuruan merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi yang memiliki tingkat kunjungan tinggi setiap harinya. Namun, tingginya aktivitas tersebut tidak diimbangi dengan pengelolaan parkir yang optimal, sehingga menimbulkan permasalahan seperti kemacetan, parkir liar, dan ketidaknyamanan bagi pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parkir kendaraan di area Pasar Besar Kota Pasuruan, yang meliputi akumulasi parkir, durasi parkir, indeks parkir, tingkat pergantian kendaraan, dan kebutuhan ruang parkir. Berdasarkan hasil Analisa karakteristik parkir kendaraan pada area parkir pasar besar Kota Pasuruan yang dilakukan selama tiga hari yaitu mulai hari sabtu 10 Mei 2025-Minggu 12 Mei 2025 dimana penelitian dilakukan dimulai dari pukul 07.00-13.00 WIB. Volume parkir tertinggi terjadi pada hari minggu dengan jumlah volume total kendaraan parkir sebesar 548 sepeda motor dan 92 mobil. Akumulasi parkir maksimum untuk sepeda motor sebesar 234 kendaraan terjadi pada pukul 08.00-09.00 dan 18 mobil yang terjadi pada pukul 09.00-10.00. Kapasitas parkir pasar besar kota pasurun sebanyak 85 SRP untuk sepeda motor dan 18 SRP untuk mobil. Durasi rata-rata parkir sebesar 1,66 jam. Nilai indeks parkir untuk sepeda motor sebesar 152,94% dan untuk mobil 100% Indeks parkir yang melebihi 100% cenderung mengarah pada kondisi parkir kurang memadai, tidak tertib dan berpontensi mengganggu lalu lintas terutama jika parkir tersebut ditepi jalan atau dekat dengan arus kendaraan yang padat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa area parkir pasar besar kota pasuruan masih belum memenuhi kapasitas parkir oleh karna itu perlu dilakukan perbaikan dengan cara penambahan dan penataan ulang ara parkir agar ruang parkir memadahi dan tidak menumpuk. Serta meningkatkan keamanan parkir dengan cara mengintegrasi akses keluar masuk area parkir menggunakan palang otomatis dengan system akses berbasis tiket, kartu atau QR code.
ANALISIS KETEBALAN ASPAL (AC-WC) DENGAN METODE BINA MARGA 1987 DAN AASHTO 1993 PADA RUAS JALAN SAMBIREJO KOTA PASURUAN Rahafilah; Dian Kusumaningsih
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9785

Abstract

Lapisan AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) merupakan komponen penting dalam struktur perkerasan lentur yang berfungsi sebagai lapisan permukaan jalan. Ketebalan lapisan ini harus dirancang secara tepat untuk menjamin kenyamanan, keselamatan, serta efisiensi biaya konstruksi dan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketebalan lapisan AC-WC pada ruas Jalan Sambirejo, Kota Pasuruan, menggunakan dua metode perencanaan, yaitu Bina Marga 1987 dan AASHTO 1993. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kuantitatif berbasis data sekunder, meliputi data CBR, lalu lintas harian rata-rata (LHR), serta konfigurasi kendaraan. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Bina Marga 1987 menghasilkan ketebalan lapisan AC-WC sebesar 7,5 cm, sedangkan metode AASHTO 1993 menghasilkan ketebalan 18 cm. Perbedaan ini disebabkan oleh pendekatan parameter desain yang digunakan, seperti penggunaan ESAL dan reliability pada metode AASHTO, dibandingkan dengan LER dan DDT pada metode Bina Marga. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pemilihan metode perencanaan yang sesuai dengan kondisi lalu lintas dan karakteristik tanah setempat. Metode AASHTO 1993 lebih konservatif dan cocok untuk jalan dengan beban tinggi, sedangkan metode Bina Marga 1987 lebih efisien dan sesuai untuk kondisi lokal Indonesia dengan lalu lintas ringan hingga sedang.