Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Derajat Keparahan Stroke dengan Status Kognitif dalam Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke: Systematic Review Safitri, Lela Lutfiana; Rahayu, Umi Budi
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Stroke adalah gangguan pembuluh darah otak yang mengakibatkan gejala hilangnya fungsi system saraf pusat. Gangguan yang terjadi pada pasien stroke dikelompokkan berdasarkan area otak yang mengalami lesi. Hal tersebut dapat berupa kelumpuhan satu sisi tubuh yang mengurangi control tonus otot, gangguan sensorik, gerakan tubuh, postur, dan keseimbangan tubuh, sehingga dapat mengurangi kemampuan melakukan gerakan fungsional.Methode: artikel ini menggunakan metode telaah sistematis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencari, mendokumentasikan, dan mengkaji ulang semua artikel yang terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antara tingkat keparahan stroke dengan fungsi kognitif. Pencarian dan pemilihan artikel dalam penelitian ini berdasarkan metode Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA). Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan.Result: Berdasarkan hasil pengumpulan artikel jurnal dan pemilihan kelayakannya sesuai variabel yang akan diteliti dengan kriteria inklusi data untuk membatasi artikel dengan desain tertentu, maka tahap selanjutnya adalah analisis artikel. Berikut ini adalah penjelasan dari 9 artikel yang telah dianalisis oleh penulis. Artikel jurnal penelitian yang dianalisis memiliki rentang tahun terbit 2014 - 2022, yaitu berdasarkan nama penulis, tahun terbit, jenis penelitian, responden, intervensi, dan hasil utama. Dari tabel di atas, secara keseluruhan merupakan jenis penelitian eksperimen.Penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan stroke atau serangan iskemik transien (TIA) mengalami penurunan fungsi kognitif global dan sebagian besar domain lainnya secara keseluruhan (p<0,001), kecuali domain memori verbal (p=0,647).31 Riwayat stroke yang diketahui meningkatkan risiko demensia Alzheimer (AD) hingga 59%.32 Sebuah studi kohort prospektif di Swedia yang meneliti fungsi kognitif selama tahun pertama setelah stroke menemukan bahwa penurunan kognitif setelah stroke, secara umum, meningkat dalam tiga bulan pertama.33 Rosebud, dkk., menemukan bahwa hanya 38% (n=201) pasien MCI, terlepas dari etiologinya, mampu kembali ke fungsi kognitif normal dan 65% pasien akan mengalami peningkatan risiko 6,6 kali lipat untuk mengalami demensia [Rasio bahaya (HR): 6,6, p<0,001.