E-purchasing System Acceptance Model: Analysis of the Role of User Trust and Security. The adoption of local Business-to-Government (B2G) E-purchasing platforms faces challenges, as indicated by a decline in new user registrations. This study aims to analyze the influence of User Trust and Perceived Security on the Behavioral Intention to Use the Parto.id platform, extending the Technology Acceptance Model (TAM). This quantitative study surveyed 100 seller partners in Jambi City. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings reveal that Perceived Usefulness and User Trust significantly and positively influence Behavioral Intention to Use. However, Perceived Security was found to have no significant direct effect on user intention. The results highlight that User Trust is a more crucial determinant than Perceived Security in the adoption of B2G E-purchasing systems, suggesting that security is considered a standard prerequisite. Platform providers should prioritize trust-building initiatives to enhance user adoption.Keywords: Technology Acceptance Model; User Trust; Perceived Security; E-purchasing; B2G System.AbstrakModel Penerimaan Sistem E-purchasing: Analisis Peran Kepercayaan dan Keamanan Pengguna. Adopsi platform E-purchasing lokal Business-to-Government (B2G) menghadapi tantangan yang ditunjukkan dengan adanya penurunan jumlah pendaftar pengguna baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan pengguna dan persepsi keamanan terhadap niat perilaku untuk menggunakan platform Parto.id dengan memperluas Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian kuantitatif ini menggunakan survei terhadap 100 mitra penjual di Kota Jambi. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan dan kepercayaan pengguna berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku untuk menggunakan. Namun, persepsi keamanan ditemukan tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap niat pengguna. Hasil ini menyoroti bahwa kepercayaan pengguna merupakan faktor penentu yang lebih krusial dibandingkan persepsi keamanan dalam adopsi sistem E-purchasing B2G, yang mengindikasikan bahwa keamanan dianggap sebagai prasyarat standar. Penyedia platform harus memprioritaskan inisiatif pembangunan kepercayaan untuk meningkatkan adopsi pengguna.