Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PSIKOEDUKASI PROGRAM “AKU BISA”. Nababan, Fidiyah Anggini O.; Dewi, Fransisca Iriani R.; Celine Vandea A. Tumundo; Paula Jessica C. Sibi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.34755

Abstract

Rasa percaya diri merupakan aspek psikologis penting yang mendukung perkembangan akademik dan sosial siswa sekolah dasar. Namun, pada kenyataannya, banyak siswa menghadapi hambatan dalam mengekspresikan diri, seperti rasa malu, gugup, dan kurangnya kesempatan untuk tampil. Berdasarkan pengamatan awal di SDN Maleber, ditemukan bahwa siswa kelas 5 dan 6 menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang rendah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui program psikoedukasi “Aku Bisa”. Program ini mengintegrasikan pelatihan public speaking, latihan ekspresi diri, dan storytelling sebagai media intervensi. Metode yang digunakan adalah pendekatan psikoedukatif dengan desain kegiatan partisipatif selama tiga hari. Sebanyak 27 siswa mengikuti kegiatan ini, dan pengukuran dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan Skala Kepercayaan Diri, serta didukung oleh pengamatan langsung dan wawancara informal. Hasil analisis data yang diperoleh dari pengukuran skala kepercayaan diri menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada skor kepercayaan diri sebelum dan sesudah program. Namun, hasil pengamatan dan wawancara informal, ditemukan adanya peningkatan pada aspek-aspek seperti keberanian berbicara, partisipasi aktif, serta antusiasme siswa selama mengikuti kegiatan. Beberapa siswa yang awalnya pasif, mulai menunjukkan inisiatif untuk tampil dan berbicara di depan kelas. Kesimpulannya, program “Aku Bisa” belum mampu memberikan dampak signifikan secara keseluruhan, namun menunjukkan potensi positif dalam mendorong dimensi tertentu dari kepercayaan diri siswa. Disarankan agar program serupa dikembangkan dengan durasi yang lebih panjang, pendekatan yang lebih terstruktur, serta melibatkan dukungan dari guru dan orang tua.
PENINGKATAN MINAT BACA SISWA SDN MALEBER MELALUI PENGEMBANGAN SUDUT BACA DENGAN PENDEKATAN LINGKUNGAN LITERASI RAMAH ANAK Tumundo, Celine Vandea A.; Fransisca Iriani R. Dewi; Fidiyah Anggini O. Nababan; Paula Jessica C. Sibi
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36755

Abstract

The low interest in reading among children in Indonesia is a serious concern in human resource development. Based on UNESCO data, literacy in Indonesia is still relatively low, which is exacerbated by the dominance of gadget use from an early age. In this case, a team of Tarumanagara University students held a "Cheerful Reading Corner" program as part of the 2025 Thematic Community Service (KKNT) activities. This program aims to create a comfortable, attractive, and child-friendly reading space as an effort to instill reading habits from an early age and foster reading habits in children from an early age. The results of this activity stated an increase in reading interest and were indicated by active involvement in reading activities and high interest in books. In addition, this program greatly encourages child interaction and receives support from teachers. "Cheerful Reading Corner" can show that simple and direct participatory closeness can be an effective solution to foster a culture of reading literacy in the school environment.   ABSTRAK Rendahnya minat baca anak-anak di Indonesia menjadi perhatian serius dalam pengembangan sumber daya manusia. Berdasarkan data UNESCO, literasi di Indonesia masih tergolong rendah, yang diperburuk oleh dominasi penggunaan gawai sejak usia dini. Dalam hal ini, tim mahasiswa Universitas Tarumanagara mengadakan program "Sudut Baca Ceria" sebagai bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) tahun 2025. Program ini bertujuan untuk menciptakan ruang membaca yang nyaman, menarik, dan ramah anak sebagai upaya menanamkan kebiasaan membaca sejak dini dan menumbuhkan kebiasaan membaca kepada anak sejak dini. Hasil dari kegiatan ini menyatakan adanya peningkatan minat baca dan ditunjukkan dengan keterlibatan aktif dalam kegiatan membaca serta tingginya ketertarikan terhadap buku. Selain itu program ini sangat mendorong interaksi anak serta mendapat dukungan dari para guru. “Sudut Baca Ceria” dapat menunjukan bahwa kedekatan sederhana dan partisipatif langsung dapat menjadi solusi yang efektif untuk menumbuhkan budaya literasi membaca di lingkungan sekolah.