Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Artificial Intelligence (AI) Terhadap Kreativitas Belajar Mahasiswa di Indonesia: Literature Review Marentek, Revina Julina; Muhid, Abdul
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya InovasiĀ Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.422

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam aspek kreativitas mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan AI terhadap tingkat kreativitas mahasiswa dalam kegiatan akademik, seperti penulisan ilmiah, penyusunan proyek, dan pemecahan masalah. Metode studi literatur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan framework SPIDER. Proses review artikel diperoleh dari database Google Scholar. Teknik analisis hasil studi literatur menggunakan metode PRISMA dengan analisis konten dalam menganalisis artikel. Penelitian ini melaporkan 7 artikel yang telah dilakukan di beberapa kota di Indonesia menunjukkan penggunaan AI, terutama aplikasi berbasis teks seperti ChatGPT, memiliki kontribusi positif dalam mendorong ide-ide baru, mempercepat proses kreasi, dan meningkatkan efisiensi tugas. Namun, data juga menunjukkan adanya kecenderungan penurunan orisinalitas dan ketergantungan terhadap sistem otomatisasi, yang dapat menghambat perkembangan kreativitas mandiri. Temuan ini menekankan pentingnya penggunaan AI secara bijak dan terarah, serta perlunya integrasi teknologi dengan pendekatan pedagogis yang tetap mengedepankan pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa. Dengan demikian, AI dapat berfungsi sebagai alat bantu yang mendukung, bukan menggantikan, proses kreatif dalam pendidikan.
Emotion Regulation Enhances Psychological Well-Being with Dual Role Conflicts as a Mediator in Working Women Marentek, Revina Julina; Pratitis, Niken Titi; Efendy, Mamang
Research Horizon Vol. 6 No. 1 (2026): Research Horizon - February 2026
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.6.1.2026.1070

Abstract

The increasing complexity of work and family demands in the post-pandemic era has heightened psychological challenges, particularly among working women with dual roles. This study aims to examine the effect of emotion regulation on psychological well-being mediated by conflict-mediated dual roles of working women in North Sulawesi. The study used a quantitative approach with a correlational design and involved 202 female worker respondents in North Sulawesi. The instruments used included psychological well-being support scales, emotion regulation, and dual role conflicts that have been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out using the path analysis method in the JASP software. The results of the study show that emotion regulation is directly related to psychological well-being, emotion regulation has a negative relationship with dual role conflicts, and dual role conflicts have a significant negative relationship with psychological well-being. Dual role conflicts mediate the relationship between emotion regulation and psychological well-being. These findings confirm that emotion regulation is a predictor in the achievement of psychological well-being of workers in North Sulawesi, and the conflict of dual roles as mediators. The mediation model that has been formed is a partial mediation.