Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Teori Absolute Advantage Dalam Perspektif Maqashid Syariah Sayyidatul Ilmiyah; Naely Siffran Dina; Nita Nur Wahyuningtiyas; Desi Ratna Ningrum; Muhammad Zaki Alfin Fawaid
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.735

Abstract

Studi ini mengkaji teori Absolute Advantage Adam Smith dari sudut pandang maqāṣid syariah. Perdagangan bebas, spesialisasi, dan efisiensi disebut sebagai cara untuk mencapai kesejahteraan ekonomi dalam teori keunggulan mutlak. Namun, konsep perdagangan internasional dalam ekonomi Islam harus mempertimbangkan kemaslahatan, keadilan, dan perlindungan lima tujuan utama maqāṣid syariah: hifz ad-din, hifz an-nafs, hifz al-‘aql, hifz an-nasl, dan hifz al-mal. Untuk mengidentifikasi kesimpulan dan perbedaan antara teori perdagangan internasional dan maqāṣid syariah, penelitian ini menggunakan metodologi studi kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun teori keunggulan mutlak menghasilkan keuntungan ekonomi melalui efisiensi, implementasinya dapat menyebabkan masalah seperti produksi barang haram, eksploitasi tenaga kerja, ketidakadilan dalam distribusi kekayaan, dan kerusakan lingkungan. Menurut perspektif maqaṣid syariah, teori Absolute Advantage hanya dapat diterima jika prakifk spesialisasi dan perdagangan bebas diarahkan untuk mewujudkan kemaslahatan umum, menjaga nilai moral, melindungi manusia, dan menjamin kelangsungan hidup generasi mendatang. Dengan demikian teori Absolute Advintage peru difilter dengan prinsip-prinsip Syariah agar dapat selaras dengan tujuan ekonomi islam.
Label Syariah dan Kearifan Lokal sebagai Determinan Keputusan Konsumen Menginap di Hotel Syariah Jember Kamila Nasywa Aulia Hafizhah; Desi Ratna Ningrum; Nadia Azalia Putri
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI Vol. 4 No. 2 (2026): April: JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jmbe-itb.v4i2.3868

Abstract

This study examines the influence of sharia label and local wisdom on consumers’ decisions to stay at sharia hotels in Jember Regency. The growing development of halal tourism has encouraged the hospitality industry to not only comply with Islamic principles but also adapt to local socio-cultural contexts, particularly in non-metropolitan areas. This research adopts a quantitative causal-associative approach using a survey method. Primary data were collected from consumers who had stayed at sharia hotels in Jember, and the data were analyzed using multiple linear regression analysis. The findings indicate that the sharia label and local wisdom simultaneously play an important role in shaping consumers’ stay decisions. The sharia label functions as a signal of trust that strengthens consumers’ positive attitudes and social acceptance toward sharia hotels, while local wisdom enhances emotional comfort and contextual relevance through culturally aligned services and experiences. These results suggest that consumers’ stay decisions are formed through the interaction of religious values and cultural considerations, rather than purely functional evaluations. This study contributes to the literature on halal tourism by integrating sharia compliance and local cultural values within the Theory of Planned Behavior framework and provides practical insights for sharia hotel managers.