Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGURUSAN JENAZAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DESA PETUNG Pasmadi, Achmad Kurniawan; Rahmawati, Vivin; Fitanisa, Faya
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1176

Abstract

This journal describes a community service program (PKL) aimed at providing an in-depth explanation and understanding of the practice of venerating the dead in accordance with Islamic law to the Muslim community of Petung Village. We engaged experienced speakers in funeral arrangements, and involved Petung Village Community Service Program (KKN) participants as intermediaries between the Petung Village community and the speakers. The participants also participated in the funeral arrangements themselves. During the funeral training, the speakers explained and demonstrated the procedures for venerating the dead in accordance with religious teachings, incorporating elements of invitation as part of both oral and written da'wah (propaganda). The funeral training included distributing shrouds, bathing, shrouding, and praying over the body. By providing education, understanding, and training to the Petung Village community, we hope to enhance their understanding and develop skills that can be used in situations involving funeral arrangements in Petung Village. Apart from providing benefits to the community, this service activity also provides benefits for students participating in KKN in Petung Village, and can be applied in life when in the community and students have skills in venerating corpses and gain very valuable learning experiences. Jurnal ini menggambarkan pengabdian kuliah kerja nyata yang bertujuan untuk memberikan penjelasan dan memamahami secara mendalam praktik pemuliaan jenazah sesuai dengan syari’at agama Islam kepada masyarakat Desa Petung yang beragama Islam. Kami melibatkan pemateri yang benar benar sudah berpengalaman dalam kepengurusan jenazah dan melibatkan peserta KKN Desa Petung sebagai perantara antara masyarakat Desa Petung dan pemateri, serta peserta KKN ikut andil dalam praktik kepengurusan jenazah. Selama proses pelatihan pengurusan jenazah pemateri menjelaskan dan mempraktikkan mengenai tata cara pemuliaan jenazah sesuai ajaran agama serta memasukkan unsur-unsur ajakan sebagai dakwah bil lisan dan bil hal. Praktik pelatihan jenazah meliputi membagi kain kafan, memandikan, mengkafani, serta mensholatkan jenazah. Dengan memberikan pengajaran, pemahaman dan pelatihan kepada masyarakat Desa Petung kami berharap agar masyarakat Desa Petung lebih paham serta mengembangkan ketrampilan masyarakat yang dapat digunakan dalam situasi ketika menghadapi pengurusan jenazah di Desa Petung. Selain memberikan manfaat kepada masyarakat kegatan pengabdian ini juga memberikan manfaat bagi mahasiswa peserta KKN di Desa Petung, dan bisa diterapkan dalam kehidupan ketika bermasyarakat serta mahasiswa memiliki ketrampilan dalam memuliakan jenazah dan memperoleh pengalaman belajar yang sangat berharga.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS METODE UMMI DAN IQRA’ TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN PADA SANTRI DI TPQ NURUSSALAM ADIPURO Khasanah, Miftachul; Pasmadi, Achmad Kurniawan
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10861

Abstract

This study aims to analyze the comparative effectiveness of the Ummi method and the Iqra’ method on students’ ability to read the Qur’an at TPQ Nurussalam Adipuro. The study employed a quantitative approach with comparative and correlational research designs. The research subjects consisted of 140 students aged 7–13 years and 15 TPQ teachers. Data were collected through Qur’anic reading tests, questionnaires, observations, and documentation. Data analysis was conducted using descriptive statistics, correlation tests, and independent t-tests. The results showed that the Ummi method obtained an average Qur’anic reading score of 82.4, categorized as very good, while the Iqra’ method obtained an average score of 76.8, categorized as good. The Ummi method was superior in the aspects of tajwid application, makhraj accuracy, and tartil reading regularity, whereas the Iqra’ method was superior in terms of ease of implementation and acceleration of basic Qur’anic reading skills. The analysis also revealed that teacher competence, learning strategies, and learning motivation had significant relationships with students’ Qur’anic reading ability. This study indicates that the selection of Qur’anic reading learning methods should be adjusted to students’ characteristics and the learning objectives of the TPQ institution. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas metode Ummi dan metode Iqra’ terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an santri di TPQ Nurussalam Adipuro. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif dan korelasional. Subjek penelitian berjumlah 140 santri usia 7–13 tahun dan 15 guru TPQ. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes membaca Al-Qur’an, angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi, dan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Ummi memperoleh rata-rata skor kemampuan membaca Al-Qur’an sebesar 82,4 dengan kategori sangat baik, sedangkan metode Iqra’ memperoleh rata-rata skor 76,8 dengan kategori baik. Metode Ummi lebih unggul pada aspek penerapan tajwid, ketepatan makhraj, dan keteraturan bacaan tartil, sedangkan metode Iqra’ lebih unggul pada aspek kemudahan implementasi dan percepatan penguasaan bacaan dasar Al-Qur’an. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kompetensi guru, strategi pembelajaran, dan motivasi belajar memiliki hubungan signifikan terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan metode pembelajaran membaca Al-Qur’an perlu disesuaikan dengan karakteristik santri dan tujuan pembelajaran di TPQ.