Dwi Herliani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksistensi Pendidikan Agama Islam di Tengah Krisis Moral Generasi Z Rima Nurhavsyakh; Putri Ramadhon; Dwi Herliani
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.413

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena krisis moral yang melanda generasi Z di era digital, yang ditandai dengan menurunnya empati, lemahnya kontrol diri, dan pergeseran nilai spiritual. Kondisi tersebut menuntut Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk tidak hanya berfungsi sebagai mata pelajaran normatif, tetapi juga sebagai ekosistem nilai yang membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis eksistensi PAI di tengah krisis moral generasi Z serta menelusuri strategi, tantangan, dan kolaborasi yang diperlukan untuk memperkuat peran PAI dalam konteks digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis kepustakaan (library research) dengan analisis isi terhadap sumber-sumber literatur ilmiah tahun 2016–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis moral generasi Z dipengaruhi oleh arus digitalisasi dan lemahnya internalisasi nilai religius di keluarga maupun sekolah. Eksistensi PAI yang efektif menuntut pembelajaran berbasis keteladanan Rasulullah SAW, integrasi teknologi dengan nilai Islam, serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan komunitas digital. PAI juga perlu memperkuat kompetensi literasi digital guru dan merancang evaluasi karakter yang autentik. Kesimpulannya, PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi digital melalui pendekatan kontekstual, integratif, dan kolaboratif.