Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi sistem informasi digital sebagai bagian dari aktivitas pemasaran. Salah satu media digital yang memiliki fungsi ganda sebagai penyedia informasi sekaligus sarana pemasaran adalah blog. Melalui blog, UMKM dapat menyampaikan informasi produk, memperkuat citra merek, serta membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Namun, pemanfaatan blog sebagai sistem informasi oleh UMKM masih tergolong rendah. Penelitian ini membahas penggunaan sistem informasi berbasis blog dalam meningkatkan strategi pemasaran UMKM Kebab Mbarek di Kota Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan blog mampu meningkatkan visibilitas usaha, memperluas jangkauan pasar, serta memudahkan konsumen dalam memperoleh informasi produk. Selain itu, blog juga mendorong interaksi dan komunikasi dengan pelanggan melalui konten yang disajikan. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya keahlian dalam pengelolaan konten dan ketidakkonsistenan dalam pembaruan blog. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan blog yang berkelanjutan dan strategi konten yang baik agar peran sistem informasi berbasis blog dapat dimaksimalkan dalam mendukung pemasaran UMKM. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pengaruh kualitas sistem informasi terhadap kinerja UMKM Renjana Kopi di Kota Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada pemilik dan karyawan yang menggunakan sistem informasi, seperti aplikasi Point of Sale (POS) dan pencatatan penjualan digital. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem informasi berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan sistem informasi UMKM serta menjadi acuan bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan keberlanjutan bisnis berbasis digital.