M. Iqbal Gelar Budiman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Psikologi Humanistik untuk Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Siswa Komarudin, Ahmad; Tarsono; Lukmanul Hakim; M. Iqbal Gelar Budiman; Yulida Fauziyah
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8533

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang didasarkan pada psikologi humanistik diterapkan dan bagaimana hal itu berdampak pada perkembangan kecerdasan spiritual siswa di SDN Karya Bakti Cimahi. Dalam Penelitian ini secara data lapangan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga sering mengabaikan aspek psikologis dan spiritual siswa, sehingga diperlukan pendekatan humanistik yang menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap guru dan siswa, serta studi dokumen perangkat pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi humanistik yang ditandai dengan pembelajaran berpusat pada siswa, peran guru sebagai fasilitator, suasana kelas yang hangat dan dialogis, serta pembiasaan spiritual terbukti efektif dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan kesadaran diri siswa, kemampuan merefleksikan dan memaknai ibadah, serta membaiknya perilaku empatik dan akhlak mulia. Studi ini berkontribusi dalam memberikan gambaran empiris tentang bagaimana proses-proses subtil seperti keteladanan guru, dukungan emosional, dan dialog reflektif dalam kerangka humanistik dapat menjadi strategi alternatif yang efektif untuk pengembangan siswa sekolah dasar secara utuh.
Penerapan Strategi Simpulan Ilmiah pada Fase Penutupan Materi Iman dan Takwa M. Iqbal Gelar Budiman; Irawan
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.9060

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) idealnya tidak hanya menekankan penyampaian konsep normatif, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir reflektif dan ilmiah dalam menginternalisasi nilai iman dan taqwa. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran sering masih berorientasi pada hafalan sehingga diperlukan strategi yang mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi simpulan ilmiah pada fase penutup pembelajaran PAI, khususnya pada materi Iman dan Taqwa, serta menelaah dampak pedagogisnya terhadap pemahaman dan sikap peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek seorang guru PAI dan 30 peserta didik kelas VIII di Wustha Terpadu Miftahul Falah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi sumber dan metode untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi simpulan ilmiah diterapkan melalui tiga tahapan utama, yaitu refleksi nilai, formulasi simpulan berbasis dalil dan analisis rasional, serta internalisasi nilai. Observasi menunjukkan 86% siswa mampu mengaitkan konsep iman dengan perilaku taqwa secara argumentatif. Guru juga melaporkan bahwa strategi ini meningkatkan kesadaran nilai dan kemampuan reflektif siswa, meskipun terkendala keterbatasan waktu. Analisis dokumen mengungkapkan bahwa strategi ini belum tertulis eksplisit dalam RPP, tetapi terlaksana secara konsisten dalam praktik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa strategi simpulan ilmiah efektif memperkuat pemahaman konseptual, sikap reflektif, dan karakter religius peserta didik, serta relevan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran bernalar ilmiah dan berorientasi nilai. Penelitian merekomendasikan integrasi instruksi simpulan ilmiah dalam RPP dan pengembangan rubrik penilaian khusus.