p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LEBAH AGROINOTEK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PETIK : Pintar Kelola Keuangan Sejak Kecil sebagai Program Literasi Dasar Penguatan Ketahanan Keuangan Worokinasih, Saparila; Alfiani, Firda; Wicaksono, Moch.Fikriansyah; Ghaissani, Jasmine; Yudi, Alqudri Ramadani
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih banyak anak-anak di Desa Nogosari, Kabupaten Lumajang, khususnya siswa SD, yang belum memiliki pemahaman dasar mengenai cara mengelola uang. Uang saku yang mereka terima sering langsung dihabiskan tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, Budaya menabung belum terbentuk sejak usia dini. Program PETIK akan memperkenalkan konsep dasar literasi finansial secara menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan dengan sosialisasi arti penting menabung serta penjelasan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami anak-anak serta dalam bentuk visual (video) edukatif berisi ajakan menabung sejak dini. Selanjutnya, seluruh siswa diajak untuk langsung praktik menabung bersama dengan celengan yang telah disediakan. Hasil dari program ini adalah anak-anak memiliki pemahaman awal tentang pentingnya menabung dan mengelola uang, serta terbentuknya kebiasaan menabung. Program ini juga berkontribusi pada capaian SDGs Desa ke-4 yaitu Pendidikan Desa Berkualitas
Pelatihan Pembuatan Kompos Blok Berbasis Limbah Ternak Sapi dan Limbah Kopi: Strategi Zero Waste dan Perbaikan Sifat Fisik Tanah Berpasir di Kebun Kopi Desa Bambang, Malang: Training on Making Block Compost Based on Cattle Waste and Coffee Waste: Zero Waste Strategy and Improvement of Physical Properties of Sandy Soil in Bambang Village Coffee Plantation, Malang Siswantoro, Ajik; Kurniawan, Irvan; Eka Hardana, Andrea; Alfiani, Firda
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Bambang Village, which is geographically located in Wajak District, Malang Regency, is known to have a prominent dual economic potential, namely from the coffee plantation and cattle farming sectors. Despite its high economic potential, Bambang Village is faced with two interrelated agronomic and environmental issues. Block Compost is a specific, efficient, simple, but highly efficient technological innovation. The implementation of Block Compost adopts a Circular Economy or Zero Waste approach. In the context of agronomic applications, Block Compost has proven to be very effective on lands with extreme environmental conditions, such as sandy lands, post-mining land, and locations with low rainfall. The community service program through training in making Block Compost in Bambang Village, Wajak District, Malang Regency, succeeded in overcoming a double problem, namely the accumulation of cow feces waste and the degradation of the physical properties of sandy soil in people's coffee plantations. This program creates a zero-waste solution that integrates the livestock and agricultural sectors, while providing economic added value through the conversion of waste into fertilizer products with selling value, thereby supporting the economic independence of the village.