Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Teori Sosial-Kognitif Albert Bandura dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Shabrina, Anisa Ruhi; Sianturi, Christin Angelita; Maghfirah, Yumna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas kontribusi teori sosial-kognitif Albert Bandura dalam pembelajaran anak usia dini. Tahapan Bandura’s Modeling atau social learning theory menekankan bahwa proses belajar terjadi melalui observasi dengan empat tahapan utama. Pertama, tahap perhatian (attention phase), retensi (retention phase), produksi (production phase), motivasi (motivation phase). Alat dan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif membangun dari rincian ke tema umum, dan peneliti membuat interpretasi tentang makna data. Hasil. Terdapat kontribusi empat tahapan teori sosial-kognitif Albert Bandura dalam pembelajaran di salah satu TK baik dalam proses kegiatan belajar dan RPPH. Kesimpulan. Pembelajaran yang terjadi di taman kanak-kanak yang penulis teliti telah menggunakan teori sosial-kognitif Abert Bandura. Keempat tahapan dalam teori sosial-kognitif Albert Bandura, yaitu proses perhatian, retensi, produksi, dan motivasi dimunculkan baik dalam proses kegiatan belajar, bermain, dan juga di dalam RPPH nya. Selain daripada itu keberlanjutan dalam penguatan sosial-kognitif juga dibantu oleh orangtua siswa saat di rumah.
Analisis Penyebab Rendahnya Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar di UPT SDN 064954 Medan Amplas Damanik, Julia; Maghfirah, Yumna; Auzi, Nurizam
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5798

Abstract

Kemampuan literasi merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar sebagai fondasi bagi keberhasilan akademik dan perkembangan kompetensi abad 21. Namun, hasil observasi awal di UPT SDN 064954 Medan Amplas menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa masih tergolong rendah, ditandai dengan lemahnya pemahaman bacaan, minimnya minat membaca, serta kurangnya keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi siswa melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi siswa, guru kelas, dan orang tua, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan literasi dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain lemahnya motivasi membaca siswa, kurangnya pendampingan literasi di rumah, keterbatasan media dan fasilitas literasi di sekolah, serta metode pembelajaran yang belum sepenuhnya mengintegrasikan kegiatan literasi secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan perlunya kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam membangun ekosistem literasi yang kondusif serta menyediakan program pembiasaan membaca yang terstruktur untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa di UPT SDN 064954 Medan Amplas.