p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Mie Ayam Daun Kelor (Moringa Oleifera) dengan Kombinasi Tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) dan Tepung Terigu sebagai Pangan Fungsional Lokal Hastuti , Arti; Handayani, Dhiva Dwi; Pambudi , Galang Prasaja; Azwharid , Lintang Ayu Mielza; Apriliani , Tasya
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22099

Abstract

Mie ayam daun kelor merupakan inovasi pangan fungsional lokal yang memanfaatkan kombinasi tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) dan tepung terigu dalam rasio 1:1. Penambahan daun kelor (Moringa oleifera) dilakukan untuk meningkatkan kandungan protein, serat, vitamin, mineral, dan antioksidan alami, sementara penggunaan MOCAF bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap impor gandum sekaligus memanfaatkan potensi bahan baku lokal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen deskriptif melalui uji organoleptik dan sensori yang melibatkan 33 panelis berusia 19–22 tahun. Parameter yang diuji meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan aftertaste dengan skala penilaian 1–5. Hasil uji menunjukkan seluruh aspek berada pada kategori “suka–sangat suka”, dengan skor tertinggi pada aroma (4,39) dan warna (4,21). Warna hijau alami daun kelor serta aroma gurih dan tekstur lembut menjadi ciri khas produk yang disukai konsumen. Kombinasi MOCAF–terigu juga terbukti mempertahankan elastisitas mie tanpa menurunkan cita rasa. Inovasi ini menunjukkan potensi tinggi sebagai pangan fungsional lokal bergizi, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Potensi Tepung Ubi Jalar Ungu sebagai Alternatif Pewarna dan Pemanis Alami dalam Pembuatan Dodol Tradisional Danias , Desti Isna; Handayani, Dhiva Dwi; Angin, Rasya Monika Br Perangin; Jumiono , Aji
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22229

Abstract

Dodol tradisional merupakan salah satu pangan khas Indonesia yang digemari masyarakat karena cita rasanya yang manis dan teksturnya kenyal. Namun, penggunaan pewarna dan pemanis sintetis dalam proses pembuatannya berpotensi menimbulkan efek negatif bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tepung ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai alternatif pewarna dan pemanis alami dalam pembuatan dodol tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan jurnal ilmiah sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa tepung ubi jalar ungu mengandung pigmen antosianin yang stabil pada suhu 70–80°C dan pH 5–6,8, sehingga mampu memberikan warna alami yang menarik tanpa bahan sintetis. Selain itu, kandungan gula alaminya menghasilkan rasa manis lembut dengan indeks glikemik rendah. Substitusi tepung ubi jalar pada dodol terbukti meningkatkan kualitas warna, cita rasa, dan nilai gizi produk. Temuan ini menegaskan bahwa tepung ubi jalar ungu memiliki potensi besar sebagai bahan alami inovatif dalam pengembangan dodol tradisional yang lebih sehat dan bernilai ekonomi tinggi.