Bintoro Aji, Ifan Anom
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESENJANGAN AKSES TEKNOLOGI PEMBELAJARAN ANTARA SD NEGERI DAN SWASTA: STUDI KOMPARATIF DI WILAYAH PERKOTAAN DAN PINGGIRAN Ridhaningtyas, Latifa Putri; Bintoro Aji, Ifan Anom
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran di sekolah dasar. Namun, tidak semua sekolah memiliki akses dan pemanfaatan teknologi pembelajaran yang merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan akses teknologi pembelajaran digital antara sekolah dasar negeri dan swasta, khususnya yang berada di wilayah perkotaan dan pinggiran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri atas siswa kelas tinggi dari empat sekolah dasar, yaitu dua SD negeri dan dua SD swasta, yang masing-masing mewakili wilayah perkotaan dan pinggiran. Sampel terdiri atas 40 siswa, masing-masing 10 siswa per sekolah, yang dipilih secara proporsional. Instrumen penelitian berupa angket tertutup yang mengukur intensitas akses dan penggunaan aplikasi pembelajaran digital oleh siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji beda (independent sample t-test) untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kelompok sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam intensitas akses teknologi pembelajaran antara SD negeri dan swasta, serta antara sekolah di wilayah perkotaan dan pinggiran. Siswa di SD swasta wilayah perkotaan memiliki akses lebih tinggi terhadap perangkat digital, koneksi internet, serta terbiasa menggunakan aplikasi pembelajaran digital dalam kegiatan belajar sehari-hari. Sebaliknya, siswa dari SD negeri wilayah pinggiran mengalami keterbatasan sarana, keterampilan digital, dan kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pemerataan akses teknologi pembelajaran untuk mendorong keadilan pendidikan dan peningkatan mutu pembelajaran di semua jenis dan lokasi sekolah.
IS THERE A SIGNIFICANT RELATIONSHIP BETWEEN THE USE OF SIMPLE EXPERIMENTAL METHODS AND IMPROVED SCIENCE LITERACY?: A CASE STUDY OF PGSD STUDENTS Umardianti, Urmila; Bintoro Aji, Ifan Anom
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46952

Abstract

The purpose of which is clear presented For study This that is know correlations that exist in the implementation of the trial simple along with scientific literacy among PGSD students . The low score national science literacy as well as perception that science is difficult subject for student prospective teachers become background behind main he did study this . Research This use approach quantitative with design correlational against 53 samples first semester students selected 2025/2026 academic year through purposive sampling technique. Data collection was carried out in a way implementation questionnaire found from trial results simple as well as test scientific literacy that has been through validity and reliability tests . Researchers using descriptive statistics and inferential statistics as technique data analysis through testing correlation Pearson product moment. Based on the design that has been determined , then found results existence contribution active students who improved on the experiment simple which is in numbers (50%), while the average score student scientific literacy reached 80.32. The results of the hypothesis test showed a significance value of 0.001 < 0.05 with a correlation coefficient of 0.990. This proves a very strong positive relationship, which means that the higher the intensity of the use of simple experimental methods, the higher the scientific literacy of PGSD students. This finding confirms that simple experiments can be a strategic solution for teacher-producing institutions in improving the quality of scientific literacy of prospective educators without relying on the sophistication of laboratory facilities.