Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH KEDEKATAN ORANG TUA, SIKAP PERCAYA DIRI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Ridhaningtyas, Latifa Putri; Sunarso, Ali; Suratno
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i1.18627

Abstract

This study aims to examine the impact of parental closeness, self-confidence, and learning independence on social studies learning outcomes.  The research method used was a survey with a correlational approach. The study population consisted of 137 elementary school students, with a sample of 102 students from 3 public elementary schools in Mijen Subdistrict, Semarang. The results showed the following: First, there is a significant influence between parental closeness and learning outcomes, which can be confirmed through t-test with the result (0.817 > 0.195). Second, there is a significant influence between Confident Attitude and learning outcomes, which can be confirmed through the t test with the results (0.719 > 0.195). Third, there is a significant influence between Learning Independence and learning outcomes, which can be confirmed through the t test with the results (0.719 > 0.195). Fourth, there is a significant influence between Parental Closeness (X1), Confident Attitude (X2), and Learning Independence (X3) together on social studies learning outcomes (Y), which can be confirmed through the t test with the results (0.548 > 0.195).   Keywords: Parental Attachment; Self-Confidence; Learning Independence
Implementasi Pendidikan Karakter Religius dalam Kegiatan Baisukan Baiman di SDN Pemurus Dalam 2 Anita Inayati; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono; Muhsinah Annisa; Latifa Putri Ridhaningtyas
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter religius bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai agama, moralitas, etika, serta sikap positif yang berlandaskan pada ajaran agama yang dianut oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kegiatan Baisukan Baiman dalam membentuk moral dan perilaku peserta didik di lingkungan sekolah yang merupakan salah satu elemen kunci dalam pendidikan karakter religius. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), dan guru wali kelas yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan Baisukan Baiman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik pengolahan data mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Baisukan Baiman berperan penting dalam membentuk karakter religius peserta didik, yang tercermin dari peningkatan disiplin, kemandirian, dan pengendalian emosi, serta penginternalisasian nilai-nilai agama dalam perilaku sehari-hari mereka.
Penerapan Model Kooperatif Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa: Studi Literatur Ridhaningtyas, Latifa Putri; Auliya, Alfiana Fallan Syarri; Safitri, Hana Ika; Fashlah, Anggita Gunati
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v4i4.362

Abstract

Matematika merupakan salah satu pelajaran yang dipelajari pada setiap jenjang pendidikan. Komunikasi dalam matematika menolong guru memahami kemampuan siswa dalam menginterpretasikan dan mengekspresikan pemahamannya tentang konsep dan proses matematika yang mereka pelajari. Kemampuan berkomunikasi secara matematik masih menjadi titik lemah siswa dalam pembelajaran matematika. Oleh sebab itu diperlukan sebuah model pembelajaran yang aktif dan inovatif. Tujuan artikel ini untuk mengkaji literatur tentang penerapan model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa sekolah dasar sehingga dapat dijadian sebagai referensi bagi guru maupun peneliti selanjutnya agar dapat diterapkan di dalam proses pembelajaran. Artikel ini menggunakan menggunakan jenis/pendekatan penelitian studi kepustakaan (library research) atau studi literatur (literature riview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model Kooperatif Learning mampu meningkatkan kemampuan komusikasi matematis dan hasil belajar siswa, siswa menjadi disiplin percaya diri, dan memiliki toleransi antar sesama.
Penerapan Media Pembelajaran Educreations Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas 4 Sd Negeri Pemurus Dalam Rezqia Maulida; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono; Latifa Putri Ridhaningtyas; Wahdah Refia Rafianti
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 1 No. 2 (2024): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jerd.v1i2.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengeksplorasi cara yang lebih efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara keseluruhan, penggunaan Educreations di SD Negeri Pemurus Dalam menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan, interaktivitas media, dan dukungan untuk pembelajaran mandiri berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Aplikasi ini memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, mengembangkan keterampilan kognitif dan metakognitif, serta merasa lebih bertanggung jawab atas pembelajaran mereka sendiri. Berdasarkan teori dan hasil wawancara dengan guru dan kepala sekolah, dapat disimpulkan bahwa Educreations telah berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan mendukung perkembangan motivasi intrinsik siswa. Meskipun ada beberapa tantangan dalam implementasi, seperti dukungan perangkat dan pelatihan guru, manfaat yang diperoleh dari penggunaan aplikasi ini sangat signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Analisis Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar di Tinjau dari Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka : Literatur Review Septiaseh, Dwi; Pratama, Galih Cahya; Haniah, Munnal; Ridhaningtyas, Latifa Putri
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 4, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v4i3.40390

Abstract

AbstrakKurikulum merdeka menekankan pada pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Senada dengan pembelajaran berdiferensiasi yang mengutamakan  kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran. Akan tetapi, penelitian yang mengangkat tema  implementasi pembelajaran berdiferensiasi masih sedikit khusunya tingkat sekolah dasar. Dari permasalahan ini, peneliti tertarik untuk melakukan literatur riview  tentang pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini memiliki dua tujuan antara lain pertama menguraikan pembelajaran berdiferensiasi. Kedua memaparkan hasil dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Metode yang digunakan yaitu literatur riview dengan bantuan Google Scholar dan Scopus dengan rentang waktu dari tahun 2021 hingga 2023 dan dengan bantuan kata kunci “pembelajaran berdiferensiasi, kurikulum merdeka dan gaya belajar siswa”  diperoleh 38 artikel. Dari 28 artikel di lakukan analisis sesuai dengan tema dan kajian sehingga diperoleh 5 artikel. Hasil dari kajian literatur riview  yaitu terdapat tiga aspek dalam pembeljaran berdiferensiasi yaitu konten, proses dan produk/proyek dan pembelajaran berdiferensiasi dasar dari tujuan kurikulum merdeka yang menekan pada pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa sehingga dapat menumbuh kembangkan potensi dan hasil belajar siswa.
Implementation of Web-Based Teaching Media as an Effort to Utilize Digital Technology in Learning Yulianti, Dewi; Suriansyah, Ahmad; Harsono, Arta Mulya Budi; Ridhaningtyas, Latifa Putri; Noorhapizah, Noorhapizah
AMPLITUDO : Journal of Science and Technology Innovation Vol. 4 No. 1 (2025): February
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/amplitudo.v4i1.301

Abstract

This study aims to analyze the implementation of web-based teaching media at SDN SN Surgi Mufti 1, Banjarmasin, to improve the quality of education. Qualitative methods with a case study approach are used by involving questions and answers to the principal, teachers, and students. The results show that digital technology in learning can increase student interest, motivation, understanding, and make the learning process more interactive. However, challenges such as funding, time management, and inadequate infrastructure still exist. Policy supports and training for teachers are essential to overcome these obstacles. Research emphasizes that the implementation of web-based teaching media has good potential when creating an interesting and effective learning environment, which is in line with technological developments in the digital era
The Role of Special Education Support Teachers in Enhancing Literacy Interest among Students with Special Needs in the School Environment Az Zahra, Siti Aminah; Harsono, Arta Mulya Budi; Suriansyah, Ahmad; Annisa, Muhsinah; Ridhaningtyas, Latifa Putri
AMPLITUDO : Journal of Science and Technology Innovation Vol. 4 No. 1 (2025): February
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/amplitudo.v4i1.304

Abstract

Education is the basic right of every child, including children with special needs, who have the right to receive a decent education in accordance with the 1945 Constitution. Along with the paradigm shift in basic education, the focus is now shifting towards inclusive learning that respects student diversity. The success of inclusive education really depends on the competence of teachers, especially Special Guidance Teachers (GPK), who play an important role in managing learning for students with special needs. By using a qualitative approach, this research was carried out at SD Negeri Melayu 11 with the aim of analyzing the effectiveness of the approach applied by ABK teachers in developing students' literacy skills, identifying supporting factors and obstacles in the literacy learning process, and providing strategic recommendations. to improve the quality of literacy teaching that is more focused and appropriate to the needs of students with special needs. The research results show that the use of learning methods that involve media has a significant influence on increasing literacy interest in children with special needs
Peran Perkembangan Kognitif Dalam Kemampuan Belajar Anak Sekolah Dasar Damayanti, Nola Fitria; Bella, Ainun Salsa; Darmiyati, Darmiyati; Ridhaningtyas, Latifa Putri
Journal of Character and ELementary Education Vol 4 No 3 (2025): Vol. 4 No. 3 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v4i3.23063

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek penting dalam menentukan kemampuan belajar peserta didik di jenjang Sekolah Dasar. Anak dengan perkembangan kognitif yang belum optimal cenderung mengalami kesulitan dalam memahami instruksi, mengingat informasi, menyelesaikan tugas, dan berinteraksi secara sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara perkembangan kognitif dan kemampuan belajar peserta didik, serta merumuskan implikasi pembelajaran berdasarkan tahap kognitif anak. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang dilakukan terhadap dua peserta didik kelas 2 SDN Teluk Tiram 2. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan perkembangan kognitif berdampak pada rendahnya motivasi, kurangnya pemahaman konsep, dan ketergantungan belajar. Sebaliknya, peserta didik dengan kognisi yang lebih berkembang menunjukkan kemandirian dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan strategi pembelajaran berbasis multisensori dan pendekatan konkret yang sesuai dengan tahap perkembangan berpikir anak, serta pentingnya dukungan keluarga dalam menunjang keberhasilan belajar peserta didik.
Analisis Kesulitan Belajar pada Operasi Hitung Perkalian Kelas 5 SD Norhafizah, Norhafizah; Mubarokati, Sari; Darmiyati, Darmiyati; Ridhaningtyas, Latifa Putri
Journal of Character and ELementary Education Vol 4 No 3 (2025): Vol. 4 No. 3 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v4i3.23066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang kendala yang dialami siswa kelas 5 sekolah dasar ketika mempelajari operasi hitung perkalian. Latar belakangnya diambil dari hasil observasi dan wawancara di lapangan, tepatnya di SDN Teluk Tiram 2, di mana ada peserta didik yang tampak kesulitan menyelesaikan soal-soal perkalian, bahkan yang tergolong dasar. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada nilai dalam pelajaran matematika, tetapi juga memengaruhi rasa percaya diri dan minat peserta didik tersebut terhadap mata pelajaran tersebut. Penelitian ini memakai pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui proses observasi langsung, wawancara dengan peserta didik dan guru, serta dokumentasi pembelajaran. Seluruh data kemudian dianalisis secara tematik untuk menggali pola-pola masalah yang muncul.Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa hambatan belajar yang dialami peserta didik bersumber dari berbagai aspek. Faktor internal seperti kurangnya motivasi belajar, rendahnya minat terhadap matematika, lemahnya daya ingat, dan rasa percaya diri yang rendah menjadi penyebab utama. Di sisi lain, faktor eksternal juga memainkan peran besar, seperti minimnya keterlibatan orang tua, metode mengajar yang cenderung satu arah, dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi. Temuan ini menunjukkan bahwa diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih ramah, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, dukungan dari lingkungan sekitar baik dari pendidik maupun orang tua juga sangat penting untuk membantu peserta didik mengatasi kesulitannya. Harapannya, penelitian ini dapat memberikan masukan bagi para pendidik dan orang tua dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, terutama dalam mengajarkan konsep dasar seperti perkalian.
Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Siswa dalam Pembelajaran PPKn Kelas IV Aprina, Nazwa; Herliani, Herliani; Darmiyati, Darmiyati; Ridhaningtyas, Latifa Putri
Journal of Character and ELementary Education Vol 4 No 3 (2025): Vol. 4 No. 3 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v4i3.23235

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya studi mengenai kesulitan belajar dalam mata pelajaran PPKn pada siswa sekolah dasar, padahal fenomena ini memiliki dampak terhadap hasil belajar siswa, pengembangan karakter, serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa kelas IV dalam mata pelajaran PPKn di SDN SN Antasan Besar 7 Banjarmasin, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa, khususnya siswa berinisial KYP, mengalami kesulitan dalam memahami materi, memahami intruksi dan soal-soal, konsentrasi dan perhatian yang rendah, serta rendahnya partisipasi dan interaksi dalam pembelajaran. Kesulitan tersebut disebabkan oleh faktor internal meliputi gangguan konsentrasi, rendahnya kemampuan kognitif, kurangnya literasi dan belajar hanya dalam kelas, kurangnya kepercayaan diri, rendahnya minat dan motivasi belajar, sedangkan faktor eksternal, yaitu metode pembelajaran monoton dan kurangnya dukungan keluarga. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan strategi pembelajaran interaktif serta dukungan keluarga untuk meningkatkan hasil belajar dan pembentukan karakter siswa.