Sapanca, Komang Eishya Jayarani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Komunikasi Interpersonal Guru dalam Meningkatkan Self-Disclosure dan Pembentukan Karakter Sosial Anak Sapanca, Komang Eishya Jayarani; Intentilia, Anak Agung Mia
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol4iss2pp160-174

Abstract

Kajian ini ditujukan guna mengidentifikasi peran komunikasi interpersonal guru guna meningkatkan keterbukaan diri pelajar sebagai dasar penanaman kepribadian sosial pelajar usia dini di TK Saraswati Tabanan. Latar belakang kajian ini berangkat dari fenomena bahwa beberapa anak masih mengalami hambatan dalam beradaptasi sosial dan mengekspresikan perasaannya di lingkungan sekolah. Guru berfungsi penting sebagai fasilitator utama dalam proses belajar-mengajar dan interaksi harian agar tertanam nilai-nilai sosial yang mendukung perkembangan karakter anak. Riset ini memakai teknik kualitatif deskriptif lewat teknik pengumpulan data dihimpun dari pengamatan, wawancara intensif, dan dokumentasi menyangkut lima pendidik sekaligus dua orang tua murid yang terpilih secara purposif. temuan kajian membuktikan kalau praktik komunikasi antarpribadi yang memuat keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan secara konsisten sanggup mewujudkan suasana belajar yang kondusif, menyeluruh, dan penuh kehangatan. Guru yang menampilkan komunikasi terbuka dan empatik mendorong anak untuk lebih berani bercerita, mengekspresikan pikiran, serta berinteraksi dengan teman sebayanya secara alami. Proses komunikasi yang suportif dan setara membantu anak membangun rasa percaya diri, mengembangkan empati, serta menumbuhkan sikap menghargai perbedaan dalam konteks sosial yang lebih luas. Peningkatan keterbukaan diri anak terlihat tidak terbatas pada konteks sekolah, namun juga terbawa ke lingkungan keluarga melalui peningkatan komunikasi dan kelekatan emosional dengan orang tua. Riset ini menekankan bahwa komunikasi interpersonal pengajar mempunyai kontribusi mendasar dalam menumbuhkan keterampilan sosial, kecerdasan emosional, dan karakter adaptif anak sejak usia dini. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis terhadap penguatan kajian komunikasi pendidikan serta rekomendasi praktis bagi guru untuk terus mengembangkan kompetensi komunikasi interpersonal yang empatik, terbuka, dan berorientasi pada pembentukan karakter sosial anak secara berkelanjutan.