Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Risiko sebagai Strategi Penguatan UMKM Ritel Pakaian di Dukuh Kebranten Salsabila, Amelia Azhar; Amirah
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai sejauh mana manajemen risiko diterapkan pada sebuah UMKM ritel pakaian dengan menelaah tiga aspek utama: identifikasi, pengukuran, dan pengelolaan risiko. Metode penelitian yang digunakan berbasis deskriptif kuantitatif melalui kuesioner berskala lima poin yang diisi oleh lima pengelola toko. Hasil penelitian memberi gambaran bahwa tingkat penerapan manajemen risiko berada pada kategori tinggi. Identifikasi risiko menunjukkan nilai rata-rata 4,03, terutama pada risiko persediaan, persaingan, dan ketepatan pasokan, meskipun beberapa risiko seperti gangguan sistem pembayaran dan ketidaksesuaian harga belum teridentifikasi secara optimal. Pengukuran risiko memperoleh rata-rata 4,01, didominasi pemanfaatan data penjualan dan laporan keuangan, namun belum mengakomodasi pengukuran frekuensi kejadian serta analisis risiko operasional dan pemasok secara terpadu. Pengelolaan risiko memiliki nilai tertinggi (4,45) melalui praktik seperti monitoring stok, pelatihan karyawan, dana cadangan, rencana darurat, dan digitalisasi pencatatan. Meskipun demikian, evaluasi rutin terhadap strategi dan keterlibatan pihak eksternal masih perlu ditingkatkan. Hasil ini menegaskan bahwa UMKM telah memiliki fondasi manajemen risiko yang kuat, tetapi membutuhkan penguatan dalam dokumentasi dan sistematisasi proses agar pengelolaan risiko lebih komprehensif dan berkelanjutan.
MODEL PEMBERDAYAAN EKONOMI BERKELANJUTAN MELALUI PRODUKSI LILIN DAUR ULANG DAN PETA DIGITAL UMKM DI DESA LEUWILAJA KECAMATAN SINDANGWANGI Fadilah, Karunia Nurul; Rahmayani, Rieska; Rahmiyani, Riezqi; Salsabila, Amelia Azhar; Prasetyono, Agus
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36805

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Desa Leuwilaja, Kecamatan Sindangwangi melalui dua pendekatan terintegrasi, yaitu pembuatan lilin ramah lingkungan dari minyak jelantah dan pengembangan peta digital untuk mendukung promosi UMKM lokal. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan limbah rumah tangga serta keterbatasan akses dan literasi digital yang dimiliki oleh pelaku UMKM desa. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan pembuatan lilin daur ulang yang melibatkan warga setempat, serta pemetaan lokasi UMKM menggunakan teknologi berbasis Geographic Information System (GIS). Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya umpan balik yang positif pada pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi. Selain itu, setelah dilakukan pendampingan, mitra UMKM mengalami perubahan positif berupa meningkatnya kemampuan dalam memanfaatkan media digital untuk promosi, bertambahnya jangkauan pemasaran, serta meningkatnya kepercayaan diri pelaku usaha dalam mengembangkan produknya. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang berbasis potensi lokal dan pemanfaatan teknologi tepat guna.Kata kunci: Pemberdayaan Ekonomi; Pelatihan UMKM; Teknologi Tepat Guna. ABSTRACTThis community service program aims to empower the economy of Leuwilaja Village, Sindangwangi District through two integrated approaches, namely the production of environmentally friendly candles from used cooking oil and the development of digital maps to support the promotion of local MSMEs. This program was motivated by the low utilization of household waste and the limited access and digital literacy of village MSMEs. The implementation methods include training and assistance in making recycled candles involving local residents, as well as mapping the locations of MSMEs using Geographic Information System (GIS) technology. The results of the community service activities show positive feedback on the knowledge, skills, and awareness of the community in processing used cooking oil into products with economic value. In addition, after the mentoring, MSME partners experienced positive changes in the form of increased ability to utilize digital media for promotion, increased marketing reach, and increased confidence of business actors in developing their products. This program is expected to become a model for sustainable economic empowerment based on local potential and the use of appropriate technology.Keywords: Economic Empowerment; MSME Training; Appropriate Technology.