Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi dan Penguatan Pemahaman Personal Hygiene Genital pada Siswi Sekolah Dasar sebagai Upaya Pencegahan Keputihan : Vol. 2 No.1 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Taqiyya, Nadia; Fredlina Rossa Balindra; Dewi Kartika Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 2 No. 1 (2025): Desember
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v2i1.722

Abstract

Abstrak Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai perubahan biologis, psikologis, dan sosial, di mana remaja perempuan rentan terhadap praktik personal hygiene genital yang kurang tepat sehingga meningkatkan risiko gangguan reproduksi seperti keputihan akibat Bacterial Vaginosis, vulvovaginal candidiasis, dan trichomoniasis. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta memperkuat perilaku kebersihan genital siswi kelas 6 SD Negeri Sidorahayu 1, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukasi interaktif berbasis partisipasi aktif, meliputi pretest, penyuluhan dengan media visual, permainan edukatif, diskusi praktik, serta posttest untuk mengukur capaian belajar. Hasil menunjukkan peningkatan pada aspek pengetahuan dan pemahaman siswi usia 11–12 tahun, termasuk kemampuan menjelaskan langkah kebersihan genital yang benar beserta rasionalitasnya. Intervensi berbasis visual dan game-based assessment terbukti mampu menyajikan informasi secara lebih terstruktur, menarik, dan mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kesiapan remaja awal dalam menghadapi pubertas, khususnya terkait upaya pencegahan keputihan yang sering terjadi akibat praktik kebersihan yang belum tepat. Secara keseluruhan, edukasi personal hygiene genital berkontribusi nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan membentuk perilaku hidup bersih serta sehat pada remaja. Keberlanjutan program serupa di berbagai jenjang pendidikan dipandang penting sebagai upaya memperluas jangkauan edukasi, sedangkan integrasi materi kebersihan genital dalam program kesehatan sekolah dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat perilaku higienis dan mendukung kesehatan reproduksi jangka panjang.
Pengaruh Metode Demonstrasi terhadap Keterampilan dalam Pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Lokal pada Ibu Kader Kesehatan: The Influence of Demonstration Methods on the Skills of Community Health Cadres in Preparing Locally Based Suplementary Foods Dewi Kartika Sari; Fredlina Rossa Balindra; Nadia Taqqiya
Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Childhood nutrition have a crucial role in building a healthy and high-quality generation. One effective approach to improving the nutritional status of children under five is through the provision of nutritious locally-based supplementary food (PMT). This study aims to analyze the impact of the demonstration method on the skills of community health cadres mothers in preparing locally-based PMT. The study employs a pre-experimental design with a pre-posttest approach, involving 20 community health cadres mothers as respondents. The training was conducted in October 2025, focusing on processing moringa leaves into nutritious PMT. The training began with presentation followed by a demonstration of processing local ingredients so that the cadres could gain skills to share with the community. Skill assessments were carried out before and after the training using the Wilcoxon statistical test. The results indicate that most respondents experienced an improvement in skills, with 12 respondents (60%) showing significant skill enhancement after the intervention. The statistical test, with a p-value of 0.000, shows that the demonstration method has a significant effect on improving the skills of community health cadres mothers in preparing locally-based PMT. The study concludes that the demonstration method is effective in enhancing the practical skills of community health care mothers in preparing nutritious PMT for children under five, and it can be implemented in community-based nutritional empowerment programs using local resources.