muhamad idris
Universitas Islam As-Syafiiyah

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA WARGA BINAAN DI LAPAS NARKOTIKA KELAS II A JAKARTA muhamad idris; Elsa Maya Rahmadani
Afiat Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i2.4290

Abstract

ABSTRAK NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lain) atau lebih di kenal dengan Narkoba merupakan obat, bahan atau zat bukan makanan yang jika dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh akan memiliki dampak buruk terhadap otak yang disebabkan karena terjadi kebiasaan, ketagihan (adiksi), serta ketergantungan (dependensi) terhadap NAPZA tersebut. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang berhubungan dengan penyalahgunaan napza pada warga binaan di lapas narkotika kelas II A Jakarta. Metode Penelitian dilakukan secara deskriptif Korelasi. Jumlah sampel adalah sebanyak 98 responden penyalahgunaan napza yang diambil dengan teknik random sampling. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat melalui statistik uji chi – square dengan < a = 0,05. Hasil Penelitian uji statistik didapatkan hasil univariat Usia 17-25 Tahun 45,9 %, Pengetahuan Napza Rendah 59,2 %, Dukungan Keluarga Baik 54,1 % dan Penyalahgunaan Napza Ringan 52,0 % Hasil analisa bivariat yang didapat untuk Usia yaitu= 0,021, Pengetahuan Napza = 0,000 Dukungan Keluarga = 0,000. Simpulan terdapat Hubungan antara usia, pengetahuan, dukungan keluarga Dengan penyalahgunaan napza pada warga binaan di Lapas Narkotika Kelas II A Jakarta. Saran perlu diadakan penyuluhan kepada warga binaan di lapas narkotika kelas II A Jakarta tentang bahayanya pengguna narkoba secara terus-menerus dan dampak akibat memakai narkoba yang dapat merusak kesehatan maupun merusak generasi bangsa yang dapat mengakibatkan tatanan generasi masyarakat rusak.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA PASIEN PENDERITA ULKUS DIABETIKUM DI RS HERMINA JATINEGARA imelda pujiharti; Indri Fitrianingsih; Muhamad Idris
Afiat Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i1.4725

Abstract

Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta. Prevalensi penderita ulkus diabetikum di Indonesia sekitar 15%, angka amputasi 30%, angka mortalitas 32%. Tujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka pasien penderita ulkus diabetikum di Rs Hermina Jatinegara. Metode Penelitian menggunakan deskriptif korelatif, dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 40 responden. Sampel di ambil dengan Teknik total sampling. Analisisyang digunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi squre dengan α = 5%. Hasil penelitian didapatkan faktor – faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka pasien penderita ulkus diabetikum usia (p=0.000 < 0.05), manajemen nutrisi (p=0.005 < 0.05), kadar gula darah (p=0.006 < 0.05), perawatan luka (p=0.032 < 0.05), stadium luka (p=0.030 < 0.05). Simpulan hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara faktor – faktor (usia, manajemen nutrisi, perawatan luka, kadar gula darah, dan stadium luka) denganproses penyembuhan luka pasien penderita ulkus diabetikum Saran bagi peneliti lain dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teori mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan penundaan penyembuhan luka pasien penderita ulkus diabetikum dengan metode yang berbeda
The Impact of Audiovisual Distraction on The Pain Level of Intravenous Infusion For Preschool Children Muhamad Idris; Imelda Pujiharti; Atik Rustiningsih
Nursing Information Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v5i2.1213

Abstract

Installing infusion therapy is an invasive procedure carried out by medical personnel on patients who often experience pain. With audiovisual distraction therapy, it is hoped that pain can be reduced during infusion installation, especially for children who are prone to fear, as the impact of trauma on children when infusion therapy is carried out during treatment. This research aims to determine the effect of audiovisual distraction on the pain level of infusion installations in preschool children. This study used a quasy experiment design with a post-test-only non-equivalent control group design approach. Samples were selected using the accidental sampling technique, with a total of 60 preschool children (3-6 years) divided into a control group and a distraction intervention group. Pain levels were measured using the FLACC scale. Data analysis used the Mann-Whitney U-test statistical test. The results showed the effect of audiovisual distraction on the pain level of infusion installation in preschool children with a p value of 0.000. Providing audiovisual distraction therapy is very important as non-pharmacological pain management during IV insertion in children so that children do not experience trauma or fear.