Pertumbuhan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) global yang pesat membawa konsekuensi meningkatnya volume limbah modul surya yang telah mencapai akhir umur pakainya. Kondisi ini menimbulkan tantangan baru dalam aspek lingkungan dan keberlanjutan industri fotovoltaik (PV). Penelitian ini mereview secara komprehensif tren terkini, kemajuan teknologi, tantangan implementasi, serta arah pengembangan kebijakan terkait daur ulang modul surya berdasarkan literatur tahun 2024–2025. Pembahasan difokuskan pada inovasi teknologi pemulihan material seperti pendekatan mekanis, termal, dan kimiawi; penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam pengelolaan modul PV; serta kebijakan end-of-life management yang diterapkan di berbagai negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan ekonomi sirkular melalui peningkatan efisiensi daur ulang, desain modul yang mudah diproses ulang (eco-design), serta penerapan tanggung jawab produsen yang diperluas (Extended Producer Responsibility, EPR) menjadi kunci dalam mengurangi dampak lingkungan dan memaksimalkan nilai ekonomi dari limbah PV. Dengan demikian, integrasi antara inovasi teknologi, kebijakan berkelanjutan, dan partisipasi industri sangat diperlukan untuk mempercepat tercapainya sirkularitas sistem energi surya di masa depan.