Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aktivitas antibakteri ekstrak jahe merah (Zingiber officinale) dalam aplikasi edible film berbasis pati kulit singkong (Manihot esculenta) Susi Susi Lawati; Raden Duhita Diantiparamudita Utama; triana ulfah; Melia Siti Ajijah; Mita Ramadiyanti; Rachmat Adiputra
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7 No 2 (2025): Agustus
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v7i2.894

Abstract

Penggunaan plastik sebagai kemasan bahan pangan telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi plastik adalah pengemas yang kurang ramah lingkungan karena mempunyai karakter nonbiodegradable. Edible film menjadi alternatif untuk menggantikan plastik pengemas makanan karena bersifat biodegradable. Kulit singkong merupakan limbah agroindustri yang memiliki kandungan pati dan jahe merah memiliki senyawa antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik edible film berbasis pati kulit singkong dan pengaruh ekstrak jahe merah sebagai antibakteri terhadap edible film. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial, yang melibatkan empat variasi konsentrasi pati kulit singkong (3%, 4%, 5%, dan 6%) sebagai perlakuan tunggal. Setiap perlakuan direplikasi sebanyak tiga kali untuk analisis statistik. Hasil penelitian meliputi ketebalan, kuat tarik, elongasi, mudah terurai, dan antibakteri pada perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pati kulit singkong berpengaruh nyata terhadap ketebalan, kuat tarik, dan mudah terurai akan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap elongasi. Konsentrasi pati kulit singkong P4 6% merupakan perlakuan terbaik.
Pengolahan buah nanas untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat Triana Ulfah; Raden Duhita Diantiparamudita Utama; Mita Ramadiyanti; Rachmat Adiputra; Oke Andikarya; Melia Siti Ajijah
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 2 No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.880

Abstract

Kabupaten Subang, terkenal dengan produksi nanasnya yang melimpah, sehingga perlu menghadapi tantangan akibat umur simpan buah yang terbatas dan harga pasar yang berfluktuasi. Proyek pengabdian masyarakat program studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Insan Cendekia Mandiri memiliki tujuan untuk memberdayakan warga Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Jawa Barat, dengan memberikan pelatihan pengolahan nanas, khususnya produksi ‘dodol nanas’, makanan khas lokal Desa Cisaat. Melalui ceramah, demonstrasi praktik, dan diskusi, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk mengubah nanas menjadi produk bernilai tambah. Proyek ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
Pengolahan buah nanas untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat Triana Ulfah; Raden Duhita Diantiparamudita Utama; Mita Ramadiyanti; Rachmat Adiputra; Oke Andikarya; Melia Siti Ajijah
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 2 No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.880

Abstract

Kabupaten Subang, terkenal dengan produksi nanasnya yang melimpah, sehingga perlu menghadapi tantangan akibat umur simpan buah yang terbatas dan harga pasar yang berfluktuasi. Proyek pengabdian masyarakat program studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Insan Cendekia Mandiri memiliki tujuan untuk memberdayakan warga Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Jawa Barat, dengan memberikan pelatihan pengolahan nanas, khususnya produksi ‘dodol nanas’, makanan khas lokal Desa Cisaat. Melalui ceramah, demonstrasi praktik, dan diskusi, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk mengubah nanas menjadi produk bernilai tambah. Proyek ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal.