Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando
Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Case Method in Islamic Education as an Effort to Strengthen Students’ Character Values: A Literature Review Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando
Journal of Islamic Education and Intellectual Discourse (JIED) Vol 1 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Palangka Raya University, Central Kalimantan, Indonesia. Pos Code 73112

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jied.v1i2.23440

Abstract

This study explores the development of Islamic character values through the implementation of a case method–based learning model in Islamic Religious Education (PAI) at the university level. The research highlights three fundamental pillars of character formation: curricular learning, the establishment of a religious campus culture, and character reinforcement through co-curricular activities. Within the curricular aspect, character values are integrated through systematic instructional planning, including syllabus development, course design, and the use of Islamic civilization materials as contextual learning resources. The study also emphasizes the strategic role of the campus mosque as a practical learning space and cultural symbol that represents the integration of Islamic teachings with Indonesian local culture. The case method enables meaningful learning experiences by engaging students in problem-solving activities grounded in real socio-religious issues and by encouraging the examination of scriptural evidence within contemporary contexts. Digital learning media, interactive multimedia, and authentic assessment techniques—such as observation, self-assessment, peer assessment, worship journals, and interviews—are utilized comprehensively in the evaluation process. The findings indicate that this approach effectively enhances students’ religious literacy, critical thinking abilities, and social character, particularly in responding to the challenges of the disruption era. In conclusion, the case method–based PAI learning design offers a progressive, humanistic, and value-oriented pedagogical framework that contributes significantly to the revitalization of Islamic education management. This approach not only strengthens students’ abilities in problem-solving and religious practice but also provides a strategic foundation for advancing character education in higher education institutions.
Tren Kosmetik Halal di Kalangan Generasi Z Makassar: Pemahaman Label dan Pengaruhnya pada Pilihan Pembelian Nur Isra’ Ahmad; Supriadi Supriadi; Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando; Mar Athul Wazithah T
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis pengaruh label halal terhadap pilihan pembelian kosmetik halal bagi generasi Z di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 69 mahasiswa dari generasi Z yang beragama Islam dan merupakan pengguna produk kosmetik halal yang tersebar dari berbagai perguruan tinggi di Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan secara online dengan menggunakan google form, serta dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pemahaman label halal terhadap pilihan pembelian kosmetik bagi generasi Z di Kota Makassar.
Dari Pengenalan Menuju Pembiasaan: Evaluasi Inovasi MPLS di TK Plus Qurthuba dengan Model CIPP Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando; Muh. Nur Akbar Rasyid; St. Mania; Nur Isra’Ahmad; Kartini Kartini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK Plus Qurthuba dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Model ini dipilih karena mampu memberikan gambaran menyeluruh tentang kesesuaian tujuan program, kesiapan sumber daya, kualitas pelaksanaan, serta capaian hasil program terhadap perkembangan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi evaluatif, melibatkan kepala sekolah, guru, orang tua, serta peserta didik sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, program MPLS di TK Plus Qurthuba telah relevan dengan visi sekolah dan kebutuhan anak usia dini dalam membangun adaptasi serta pembiasaan Islami. Pada aspek input, kesiapan guru, dukungan orang tua, serta ketersediaan sarana prasarana dinilai cukup memadai, meskipun perlu peningkatan instrumen evaluasi perkembangan anak. Aspek process menunjukkan pelaksanaan MPLS berjalan baik melalui metode bermain, bernyanyi, dongeng Islami, dan pembiasaan adab Islami, meskipun monitoring berkelanjutan masih perlu diperkuat. Pada aspek product, program MPLS terbukti efektif dalam meningkatkan adaptasi anak, kemandirian sederhana, keterampilan sosial, serta perilaku Islami, walaupun evaluasi jangka panjang perlu terus dilakukan. Secara keseluruhan, inovasi MPLS di TK Plus Qurthuba dapat dikategorikan efektif dalam membantu anak beralih dari tahap pengenalan menuju pembiasaan dengan pendekatan Islami. Evaluasi CIPP menegaskan bahwa meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, program ini telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, kondusif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.