Fadila Muliyana
Universitas Islam Negeri Palopo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keterampilan Berbicara sebagai Pilar Literasi Lisan dalam Kurikulum Merdeka Tria Giftia; Fadila Muliyana; Mudmainna; Dilla
Pedagogical Education and Review of Linguistics Vol. 1 No. 3 September 2025
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/pearl.v1i3.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keterampilan berbicara sebagai komponen utama dalam literasi lisan yang ditekankan dalam Kurikulum Merdeka. Literasi lisan, khususnya keterampilan berbicara, memiliki peran strategis dalam membangun kompetensi komunikasi, berpikir kritis, serta penguatan karakter peserta didik melalui ekspresi verbal yang terstruktur dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang berfokus pada pemetaan indikator keterampilan berbicara serta implementasinya dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur terhadap guru dan siswa yang terlibat dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara dalam Kurikulum Merdeka tidak hanya diposisikan sebagai tujuan pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana pembentukan literasi kritis, kolaboratif, dan reflektif. Peserta siswa menunjukkan peningkatan dalam kejelasan artikulasi, keberanian berbicara, serta relevansi isi tuturan ketika pembelajaran mengintegrasikan aktivitas lisan berbasis proyek atau diskusi. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan literasi lisan sangat ditentukan oleh rencana pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan otentik siswa. Implikasi praktis dari temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan guru dalam pengembangan strategi pembelajaran berbasis lisan, sedangkan makna sosialnya menyentuh pentingnya keterampilan berbicara dalam memperkuat budaya dialogis di lingkungan sekolah