Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Partisipatif Dalam Pengelolaan Berkelanjutan Pulau Penyengat Sebagai Destinasi Wisata Budaya Dewi Melinda Hutabarat; Pipit Irawati; Said Zamri; Erva Afriyana; Muhammad Adib Farhan; Firna Putri Az Zahara
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i3.7037

Abstract

Pulau Penyengat adalah warisan budaya Melayu yang memiliki nilai sejarah dan sangat berarti bagi masyarakat Kepulauan Riau. Namun, usaha untuk menjaga dan memanfaatkan warisan budaya ini menghadapi berbagai hambatan, seperti kurangnya pemahaman masyarakat, rendahnya partisipasi komunitas lokal, dan manajemen yang belum efektif. Aktivitas serta komitmen warga bertujuan untuk memberdayakan komunitas lokal dalam melestarikan dan memanfaatkan Pulau Penyengat sebagai kekayaan budaya yang berkelanjutan. Komitmen ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian masyarakat mengenai nilai sejarah dan potensi Pulau Penyengat, melibatkan partisipasi aktif komunitas lokal dalam kegiatan pelestarian warisan budaya, serta merancang model pengelolaan Pulau Penyengat yang berkelanjutan dan memberikan manfaatnya langsung kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi penyuluhan dan pelatihan yang diadakan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji untuk pemuda dan pemimpin masyarakat mengenai sejarah, budaya, serta potensi Pulau Penyengat, serta pembentukan kelompok masyarakat yang peduli terhadap warisan budaya untuk mendokumentasikan, merawat, dan mempromosikan warisan budaya, serta pendampingan dari pemerintah daerah dan komunitas dalam merumuskan strategi pengelolaan Pulau Penyengat yang bersifat partisipatif. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Pulau Penyengat, yang terlihat dari terbentuknya komunitas yang peduli dengan warisan budaya serta meningkatnya jumlah pengunjung.
Pemberdayaan Masyarakat terhadap Sampah dan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap (Rocket Stove) di Tanjung Kertang Rusiah Rusiah; Rosi Novita Ulfa; Said Zamri; Santi Pratama Anggraini; Sakina Aulia; Multi Sari; Miftakhul Maghfiroh; Muhammad Naufal Alafif; Riri Novitrianty; Norma Indah Magdalena Panjaitan; Aang Yudho Prastowo
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i4.8509

Abstract

The waste problem in Tanjung Kertang remains a serious environmental issue, mainly because some people dispose of waste directly into the sea due to limited access to landfill services. To address this problem, the KKN students of Universitas Maritim Raja Ali Haji carried out a community service program by constructing a Rocket Stove as an alternative for more environmentally friendly waste management. Rocket Stoves are a simple, locally sourced technology that can produce efficient combustion with low smoke emissions, making them relevant for use at the community level. The activity was carried out over a month in three stages: preparation (field observation, interviews, and coordination), implementation (preparation of tools and materials, and construction of the Rocket Stove), and evaluation (testing, socialization of use, and sustainability assessment). The results of the activity showed a positive response from the community with a fairly high level of participation, both in the construction process and in the dissemination of information on its use. This program not only helped reduce the volume of waste and reduce air pollution, but also increased the community's understanding and awareness of maintaining coastal environmental cleanliness.