Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh Pengawasan dan Karakteristik Individu terhadap Kinerja Pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis.Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Seberapa besar pengaruh pengawasan terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis?; 2) Seberapa besar pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis?; 3) Seberapa besar pengaruh pengawasan dan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis?Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Besarnya pengaruh pengawasan terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis; 2) Besarnya pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis; 3) Besarnya pengaruh pengawasan dan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriftif kuantitatif. Populasi yang diambil 75 orang pegawai, sampel yang digunakan adalah sebanyak 75 orang menggunakan rumus sampling jenuh. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan melalui beberapa teknik yaitu studi kepustakaan, studi lapangan dan penyebaran angket.Dari hasil penelitian, dapat ditarik suatu simpulan sebagai berikut: 1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengawasan terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis. Artinya apabila pengawasan meningkat maka kinerja pegawai akan meningkat, sedangkan besarnya pengaruh sebesar 42,51%; 2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis. Artinya apabila karakteristik individu meningkat maka kinerja pegawai akan meningkat, sedangkan besarnya pengaruh sebesar 40,32%; 3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengawasan dan karakteristik individu terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Al-Arif Kabupaten Ciamis. Artinya apabila pengawasan dan karakteristik individu meningkat maka kinerja pegawai juga akan meningkat, sedangkan besarnya pengaruh sebesar 48,44%.