Hastuti Usman
Department of Midwifery, Poltekkes Kemenkes Palu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PERAN BIDAN DALAM PENCEGAHAN PREEKLAMSIA MELALUI PELATIHAN PRENATAL YOGA Sarliana Sarliana; Hastuti Usman; Olkamien Jesdika Longulo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34765

Abstract

Abstrak: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Salah satu upaya pencegahan adalah melalui pendekatan non-farmakologis seperti prenatal yoga, yang berfokus pada relaksasi, pernapasan, dan postur tubuh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bidan dalam memberikan pelayanan antenatal care yang lebih holistik melalui pelatihan prenatal yoga. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Mamboro dengan melibatkan 10 bidan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik bersama. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi kemampuan peserta yang menilai aspek keterampilan dalam melakukan gerakan yoga, teknik pernapasan, postur tubuh, dan kemampuan membimbing ibu hamil secara aman dan efektif. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan keterampilan praktik, pemahaman terhadap prinsip prenatal yoga, partisipasi aktif selama pelatihan, serta komitmen peserta untuk mengintegrasikan yoga dalam pelayanan antenatal care. Berdasarkan hasil lembar observasi, terjadi peningkatan keterampilan peserta sebesar 75%. Sebagian besar bidan mampu mempraktikkan gerakan prenatal yoga dengan benar, meskipun beberapa masih memerlukan pendampingan. Pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas bidan dan berpotensi menjadi strategi preventif dalam menurunkan risiko preeklampsia.Abstract: Preeclampsia is a complication of pregnancy that increases the risk of maternal and fetal morbidity and mortality. One prevention effort is through non-pharmacological approaches such as prenatal yoga, which focuses on relaxation, breathing, and posture. This community service activity aims to improve the skills of midwives in providing more holistic antenatal care services through prenatal yoga training. The activity was carried out at the Mamboro Health Center involving 10 midwives. The implementation method includes lectures, demonstrations, and joint practices. The evaluation was carried out using an observation sheet of participants' abilities that assessed aspects of skills in performing yoga movements, breathing techniques, posture, and the ability to guide pregnant women safely and effectively. Success indicators include improving practice skills, understanding of prenatal yoga principles, active participation during training, and participants' commitment to integrating yoga in antenatal care services. Based on the results of the observation sheet, there was an increase in the participants' skills by 75%. Most midwives are able to practice prenatal yoga movements correctly, although some still require assistance. This training makes a positive contribution to increasing the capacity of midwives and has the potential to be a preventive strategy in reducing the risk of preeclampsia.