Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak besar terhadap pola pengasuhan anak, khususnya dalam mengatasi risiko kecanduan gawai, cyberbullying, hingga paparan konten negatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam menerapkan digital parenting sebagai pendekatan strategis dalam pengasuhan anak di era digital. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 50 orang tua dan mahasiswa KKN melalui metode penyuluhan, diskusi kelompok terarah, serta simulasi kasus. Sistem evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pra–pasca kegiatan dan refleksi diri peserta untuk menilai peningkatan pengetahuan serta internalisasi peran orang tua sebagai role model digital. Indikator keberhasilan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman peserta terhadap strategi digital parenting, keterlibatan aktif dalam diskusi dan simulasi, serta komitmen menyusun rencana tindak lanjut pengasuhan digital di rumah. Hasil menunjukkan bahwa 76% peserta memahami konsep dan strategi digital parenting seperti mediasi aktif, role modelling digital, serta penggunaan aplikasi kontrol orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif-partisipatoris efektif dalam membentuk perilaku digital anak yang sehat dan bertanggung jawab serta menciptakan lingkungan pengasuhan yang adaptif dan suportif.Abstract: The advancement of digital technology has significantly influenced parenting patterns, particularly in addressing gadget addiction, cyberbullying, and exposure to harmful content. This community service program aimed to enhance parents’ understanding and skills in implementing digital parenting as a strategic approach to child-rearing in the digital era. Conducted in collaboration with 50 parents and university students, the program employed counseling sessions, focus group discussions, and case simulations. The evaluation system applied pre–post questionnaires and self-reflection to assess changes in participants’ knowledge and awareness, as well as their ability to internalize their role as digital role models. Success indicators included improved understanding of digital parenting strategies, active engagement in discussions and simulations, and the formulation of follow-up parenting plans at home. Results showed that 76% of participants demonstrated good comprehension of digital parenting concepts and strategies, such as active mediation, digital role modeling, and the use of parental control applications. These findings confirm that an educative-participatory approach is effective in fostering healthy and responsible digital behavior in children while creating a supportive and adaptive parenting environment.