Lies Nurhaini
Pendidikan Akuntansi, Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI APLIKASI AKUNTANSI DALAM PENCATATAN BANK MINI DI SMK Sri Sumaryati; Asri Diah Susanti; Sudiyanto Sudiyanto; Elvia Ivada; Lies Nurhaini; Astuning Saharsini; Indra Faisal Rizki Mufid
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33170

Abstract

Abstrak: Bank Mini masih menjalankan proses pencatatan keuangan secara manual dan belum menghasilkan laporan keuangan, sehingga kinerja keuangan belum dapat dievaluasi secara optimal. Kegiatan pengabdian diikuti oleh guru akuntansi sejumlah lima orang yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam melakukan pencatatan keuangan menggunakan aplikasi Accurate. Kemudian guru akan berperan penting sebagai pendamping siswa dalam mengelola pencatatan keuangan bank mini secara digital. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung yang melibatkan pengelola bank mini. Kegiatan terbagi dalam tiga tahapan, persiapan, pelaksanaan pelatihan setting aplikasi dan transaksi, serta tahap evaluasi dan penyerahan aplikasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi praktik dan pengumpulan umpan balik dari peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis (hardskill) hingga 83,2%. Bank Mini juga mulai mampu menyusun laporan keuangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan dalam digitalisasi pencatatan keuangan sangat efektif untuk diterapkan di SMK. Abstract: The Mini Bank still operates its financial recording manually and has not yet produced financial reports, making it difficult to evaluate its financial performance optimally. The community service activity was attended by five accounting teachers with the aim of enhancing their capacity in financial recording using the Accurate application. Subsequently, the teachers will play a vital role as mentors for students in managing the digital financial records of the school mini bank The implementation methods include socialization, training, and hands-on practice involving the Mini Bank managers. The activity is divided into three stages: preparation, training on application setup and transactions, and the evaluation and handover phase. Evaluation was conducted through practice observation and feedback collection from participants. The results showed an improvement in technical skills (hardskills) of up to 83,2%. The Mini Bank has also started preparing financial reports. This activity demonstrates that assistance in the digitalization of financial recording is highly effective for implementation in vocational high schools (SMKs).
PENDAMPINGAN PENCATATAN AKUNTANSI PADA UMKM PEPAYA LOKAL DI DESA PAGERJURANG Sri Sumaryati; Asri Diah Susanti; Elvia Ivada; Sudiyanto Sudiyanto; Astuning Saharsini; Indra Faisal Rizki Mufid; Lies Nurhaini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.40375

Abstract

Abstrak: Pelaku UMKM Olahan Pepaya (OPA) di Desa Pagerjurang masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama belum sistematisnya pencatatan transaksi, belum adanya pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta terbatasnya pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menerapkan pencatatan keuangan berbasis digital lewat aplikasi Buku Warung. Program dilaksanakan melalui workshop, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan yang melibatkan 20 peserta. Efektivitas program dievaluasi menggunakan observasi, wawancara, dan angket berisi 20 pertanyaan yang mengukur empat indikator, yaitu pemahaman pentingnya pencatatan keuangan, kemampuan menggunakan aplikasi Buku Warung, kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana, dan pemahaman pemisahan keuangan usaha dan pribadi. Hasil evaluasi memperlihatkan peningkatan pemahaman pentingnya pencatatan keuangan dari 30% menjadi 85%, kemampuan menggunakan aplikasi Buku Warung dari 20% menjadi 80%, serta kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana dari 15% menjadi 75%. Program ini berhasil meningkatkan literasi keuangan dan kompetensi digital pelaku UMKM sehingga mendukung pengelolaan usaha yang lebih terencana dan berkelanjutan.Abstract: SMEs producing processed papaya products in Pagerjurang Village continue to face challenges in financial management, particularly due to unsystematic transaction recording, the lack of separation between business and personal finances, and the limited use of digital technology. This community service program aimed to enhance the capacity of SME owners to implement digital financial recordkeeping through the Buku Warung application. The program was carried out through workshops, training sessions, hands-on practice, and mentoring involving 20 participants. Its effectiveness was evaluated using observations, interviews, and a 20-item questionnaire measuring four indicators: understanding the importance of financial recordkeeping, the ability to use the Buku Warung application, the ability to prepare simple financial statements, and understanding the separation of business and personal finances. The evaluation results showed that participants' understanding of the importance of financial recordkeeping increased from 30% to 85%, their ability to use the Buku Warung application improved from 20% to 80%, and their ability to prepare simple financial statements increased from 15% to 75%. The program successfully improved the financial literacy and digital competencies of SME owners, thereby supporting more effective, well-planned, and sustainable business management.