Priskilah Febi Widya Ningrum
Departemen Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN PRODUK OLAHAN BERBASIS MIKRO ALGAE PADA KELOMPOK TANI WANITA SRI TANJUNG KABUPATEN MALANG Agustina Shinta Hartati; Riyanti Isaskar; Fitria Dina Riana; Zainal Abidin; Gladys Oryz Berlian; Priskilah Febi Widya Ningrum
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.30710

Abstract

Abstrak: Kebutuhan sumber pangan yang inovatif, berkelanjutan, dan bernilai gizi tinggi menjadi salah satu kebutuhan yang mendesak untuk masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan analisis permasalahan yang ada di KWT Sri Tanjung, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang yaitu kurangnya pengetahuan tentang manfaat mikroalga. Tujuan pemberdayaan masyarakat ini dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui manfaat mikroalga untuk kesehatan, selain itu juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui inovasi inovasi produk turunan dari mikroalga. Pengabdian ini dilakukan dengan kegiatan sosialisasi dan pendampingan. Kegiatan yang dilakukan di KWT Sri Tanjung dengan peserta pengabdian sebanyak 34 peserta Pengabdian ini memiliki 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap sosialisasi dan pendampingan, dan tahap monitoring dan evaluasi. Berdasarkan evaluasi dan monitoring menggunakan kuesioner setelah dilakukannya sosialisasi dan pendampingan menunjukkan bahwa peserta pengabdian memiliki pengetahuan, pemahaman, serta keterampilan baru dalam membudidayakan mikroalga. Persentase jawaban tertinggi dari peserta menunjukkan bahwa peserta sangat setuju bahwa mikroalga bisa menjadi pangan alternatif di masa depan (68.75%) dan mikroalga dapat menjadi sumber protein (65,63%). Hal tersebut menunjukkan bahwa pendampingan yang telah dilakukan mampu memberikan dampak baik kepada masyarakat.Abstract: The need for innovative, sustainable, and high nutritional value food sources is one of the urgent needs for the community. This community service activity was carried out based on an analysis of the problems that exist in KWT Sri Tanjung, Sukosari Village, Kasembon District, Malang Regency, namely the lack of knowledge about the benefits of microalgae. The purpose of this community empowerment is carried out so that the community can find out the benefits of microalgae for health, but also to improve the community's economy through innovation of microalgae derivative products. This service was carried out with socialization and mentoring activities. Activities carried out at KWT Sri Tanjung with 34 service participants This service has 3 stages, namely the preparation stage, the socialization and mentoring stage, and the monitoring and evaluation stage. Based on evaluation and monitoring using questionnaires after socialization and mentoring, it shows that service participants have new knowledge, understanding, and skills in cultivating microalgae. The highest percentage of answers from participants showed that participants strongly agreed that microalgae could be an alternative food in the future (68.75%) and microalgae could be a source of protein (65.63%). This shows that the mentoring that has been carried out is able to have a good impact on the community.