Muh Isnan Khaeran Haris
Mahasiswa Sistem dan Teknologi Informasi, Institut Teknologi dan Bisnis Nobel

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI DIGITAL DAN EDUKASI SANITASI LINGKUNGAN DI KAWASAN WISATA RAMMANG-RAMMANG Faisal Rizal Zaenal; Risma Haris; Nurkhalik Wahdanial Asbara; Badriani Badawi; Irma Irma; Muh Isnan Khaeran Haris
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35368

Abstract

Abstrak: Rumah baca mitra menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi digital pengelola, belum adanya sistem manajemen berbasis teknologi, serta kurangnya integrasi aspek sanitasi lingkungan dalam kegiatan literasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola melalui penguatan literasi digital, digitalisasi manajemen rumah baca, dan edukasi sanitasi lingkungan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu (1) sosialisasi partisipatif untuk menggali kebutuhan mitra, (2) pelatihan literasi digital meliputi penggunaan QR Code dan optimalisasi media sosial dalam pengelolaan rumah baca, serta (3) pelatihan edukasi sanitasi mencakup penerapan PHBS, penggunaan media edukatif, dan simulasi pilah sampah. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan literasi digital dan pengetahuan sanitasi peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedua aspek tersebut: 46,7% peserta mencapai tingkat literasi digital sedang dan 46,7% menunjukkan pengetahuan sanitasi tinggi. Peserta terdiri dari 15 orang pengelola rumah baca (60% pria dan 40% wanita). Program ini berhasil memperkuat kapasitas komunitas dalam manajemen rumah baca berbasis teknologi sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya sanitasi lingkungan.Abstract: The partner reading houses face challenges in the form of low digital literacy among managers, the absence of technology-based management systems, and a lack of integration of environmental sanitation aspects into literacy activities. This community service activity aims to increase the capacity of managers through strengthening digital literacy, digitizing the management of reading houses, and providing education on environmental sanitation. The activity was carried out in three stages, namely (1) participatory socialization to explore the needs of partners, (2) digital literacy training covering the use of QR codes and optimization of social media in reading house management, and (3) sanitation education training covering the application of healthy lifestyles, the use of educational media, and waste sorting simulations. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests to measure improvements in participants' digital literacy and sanitation knowledge. The results showed significant improvements in both aspects: 46.7% of participants achieved moderate digital literacy and 46.7% demonstrated high sanitation knowledge. The participants consisted of 15 reading house managers (60% men and 40% women). This program succeeded in strengthening the community's capacity in technology-based reading house management while raising awareness of the importance of environmental sanitation.