Febrika Anwar
Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR BERBASIS ALAT PERAGA Febblina Daryanes; Irda Sayuti; Fitriwahyuni A’fifah; Febrika Anwar; Syarifah Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34777

Abstract

Abstrak: Permasalahan rendahnya keterampilan numerasi siswa sekolah dasar menjadi tantangan utama dalam pencapaian kompetensi abad 21. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi melalui program Kampus Mengajar dengan pendekatan pendampingan berbasis alat peraga. Mitra kegiatan adalah SDN 123 Pekanbaru dengan subjek siswa kelas V berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pembuatan media pembelajaran, pelaksanaan pendampingan, serta evaluasi melalui pretes dan postes dengan 20 pertanyaan. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Indikator keberhasilan kegiatan ditetapkan berdasarkan peningkatan hasil tes numerasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan numerasi. Siswa yang memperoleh nilai kategori tinggi meningkat dari 15% pada pretes menjadi 64% pada postes, sehingga terdapat progres peningkatan sebesar 49%. Kegiatan ini membuktikan bahwa penggunaan alat peraga sederhana dapat memperkuat numerasi siswa, dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan serta dikembangkan pada bidang literasi sains maupun literasi digital.Abstract: The problem of low numeracy skills of elementary school students is a major challenge in achieving 21st-century competencies. This community service activity aims to improve numeracy skills through the Kampus Mengajar program with a teaching aids-based mentoring approach. The activity partner is SDN 123 Pekanbaru with 30 fifth-grade students as subjects. The methods used include initial observation, creation of learning media, implementation of mentoring, and evaluation through Pretest and posttest with 20 questions Minimum Competency Assessment (MCA). The activity's success indicator is determined based on the improvement in students' numeracy test results. The results of the activity showed a significant increase in numeracy skills. Students who obtained high category scores increased from 15% in the pre-test to 64% in the post-test, resulting in a 49% increase in progress. This activity proves that the use of simple teaching aids can strengthen students' numeracy, and is recommended for continuous implementation and development in the fields of science literacy and digital literacy.