Mie Mie
Program Studi Akuntansi, Universitas Mikroskil

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI LITERASI KEUANGAN BAGI GENERASI Z DENGAN STRATEGI GAMIFIKASI Andreani Caroline Barus; Syafira Ulya Firza; Agustina Agustina; Fandi Halim; Abdul Aziz; Mie Mie
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33655

Abstract

Abstrak: Literasi keuangan penting untuk kesejahteraan, namun Generasi Z cenderung konsumtif meski melek internet. Oleh karena itu, edukasi literasi keuangan krusial bagi Generasi Z agar dapat mengelola keuangan secara optimal dan stabil. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat menyelenggarakan edukasi literasi keuangan bagi 37 siswa/i jurusan Akuntansi dan Manajemen Perkantoran di SMK Multi Karya Medan. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan adalah kombinasi pemaparan materi interaktif dan simulasi permainan edukatif "Jacks Milyarder". Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang masing-masing berjumlah 8 pertanyaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata skor meningkat 27,36% dari 61,15% pada pre-test menjadi 88,51% pada post-test. Ini membuktikan efektivitas pendekatan gamifikasi dalam meningkatkan literasi keuangan Generasi Z.Abstract: Financial literacy is crucial for well-being, but Generation Z tends to be consumerist despite their internet literacy. Therefore, financial literacy education is vital for Generation Z to manage their finances optimally and stably. To address this issue, community service team held a financial literacy education for 37 students majoring in Accounting and Office Management at SMK Multi Karya Medan. This program aimed to improve their understanding of financial management. The method used was a combination of interactive material presentation and educational game simulation " Jacks Milyarder ". Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires. The results showed a significant increase in participants' understanding, with the average score increasing 27.36% from 61.15% in the pre-test to 88.51% in the post-test. This proves the effectiveness of the gamification approach in improving Generation Z's financial literacy.
KEMANDIRIAN FINASIAL: PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN PERENCANAAN KEUANGAN Litka Tiadoraria Br Ginting; Iskandar Muda Situmorang; Christine Christine; Novi Yanti; Mie Mie
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.39840

Abstract

Abstrak: Literasi keuangan penting dimiliki sejak dini agar individu mampu mengelola keuangan, mengambil keputusan investasi yang tepat, dan mencapai kemandirian finansial. Namun, rendahnya pemahaman generasi muda terhadap investasi dan pasar modal membuat mereka rentan terhadap risiko keuangan, termasuk investasi ilegal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan, investasi, dan perencanaan keuangan siswa melalui permainan edukatif Stocklab, serta mengembangkan kemampuan pengambilan keputusan keuangan. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XII Akuntansi SMK Swasta Methodist Tanjung Morawa dengan metode ceramah interaktif, diskusi, simulasi, dan tanya jawab. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dari 30,4% menjadi 75,1% (naik 44,7%), disertai antusiasme peserta yang tinggi, sehingga Stocklab terbukti efektif dalam mendukung literasi keuangan dan kemandirian finansial sejak dini.Abstract: Financial literacy is important to be possessed from an early age so that individuals are able to manage finances, make appropriate investment decisions, and achieve financial independence. However, the low level of understanding among the younger generation regarding investment and the capital market makes them vulnerable to financial risks, including illegal investments. This community service activity aims to improve students’ financial literacy, investment knowledge, and financial planning through the Stocklab educational game, as well as to develop financial decision-making skills. The activity was carried out for 12th grade Accounting students at SMK Swasta Methodist Tanjung Morawa using interactive lecture methods, discussions, simulations, and Q&A sessions. The evaluation showed an increase in understanding from 30.4% to 75.1% (an increase of 44.7%), accompanied by high student enthusiasm, indicating that Stocklab is proven to be effective in supporting financial literacy and financial independence from an early age.