Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengkaji Keberadaan dan Atribut Allah dalam Perspektif Teologis Laudia Veronika; Marsa Imelia; Rendi Antolin; Sarmauli
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1x6q0m97

Abstract

Penelitian ini untuk mengkaji keberadaan dan Atribut Allah dalam Perspektif Teologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan pendekatan kajian literatur, yaitu melalui pengumpulan dari berbagai sumber data sekunder/artikel/buku kemudian dinarasikan menjadi kesatuan pembahasan terkait tentang keberadaan dan atribut Allah dalam Perspektif Teologis. Hasil kajian didapatkan pemahaman bahwa Tuhan dianggap sebagai Entitas Yang Maha Kuasa, abadi, dan penuh kasih sayang, yang hadir dalam tiga aspek yaitu Sang Bapa, Sang Anak, dan Roh Kudus (Trinitas). Karakteristik Tuhan seperti kesucian, kebaikan, keadilan, kebijaksanaan, dan kebenaran menjadi landasan bagi interaksi antara Tuhan dan umat manusia serta ciptaan-Nya. Keberadaan Tuhan dapat dipahami melalui wahyu yang bersifat umum dan khusus, terutama lewat Alkitab dan sosok Yesus Kristus. Beragam argumen filosofis seperti argumen kosmologis, teleologis, moral, dan pengalaman spiritual mendukung keyakinan akan adanya Tuhan, kendati manusia tidak mampu sepenuhnya memahami hakikat Tuhan.  Pandangan non-religius tentang Tuhan, seperti ateisme, deisme, dan agnostisisme, memberikan sudut pandang yang berbeda tentang keberadaan dan sifat Tuhan. Ateisme menolak keberadaan Tuhan, deisme mengakui Tuhan sebagai pencipta tetapi tidak terlibat dalam urusan dunia, sedangkan agnostisisme berkeyakinan bahwa keberadaan Tuhan tidak dapat diketahui dengan jelas.
Peran Doktrin Gereja (Eklesiologi) Dalam Membentuk Identitas Gereja Sebagai Tubuh Kristus Florasantia; Jeni Siskawati; Kezya Dwinov A. Pasaribu; Sarmauli
Educational Journal Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/64n85681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran doktrin Gereja (Eklesiologi) dalam membentuk identitas Gereja sebagai Tubuh Kristus. Dengan menggunakan pendekatan teologi sistematika dan studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis konsep-konsep inti Eklesiologi dan implikasinya secara praktis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang benar tentang Eklesiologi merupakan landasan fundamental dalam pembentukan identitas Gereja, yang secara nyata diwujudkan melalui tiga panggilan utamanya: koinonia (persekutuan), marturia (kesaksian), dan diakonia (pelayanan). Koinonia membangun persekutuan yang otentik yang berakar pada relasi Tritunggal. Marturia membentuk Gereja sebagai saksi Injil melalui pemberitaan, suara profetis, dan keteladanan hidup. Diakonia mewujudkan kasih Kristus melalui pelayanan yang konkret bagi masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa Eklesiologi berfungsi sebagai fondasi teologis yang mengarahkan praksis Gereja, sehingga identitasnya sebagai Tubuh Kristus yang hidup tetap relevan dan transformatif di tengah tantangan zaman, seperti individualisme dan sekularisme. Integrasi ketiga aspek ini menjadi kunci bagi kehidupan bergereja yang holistik dan berdampak.  
Doktrin Manusia dan Dosa dalam Alkitab Analisis dan Implikasi bagi Kehidupan Kristen Richard Bedtrio; Reva Widia Putri; Sarmauli
Educational Journal Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI (in progres)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7cjpqt90

Abstract

Manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah untuk mengelola ciptaan-Nya. Ketidakmampuan manusia mengendalikan kedagingannya mengakibatkan dosa, yang bermula dari Adam dan Hawa. Dosa merupakan ketidaktaatan terhadap Tuhan yang merusak spiritualitas dan kehidupan sosial, menyebabkan kekacauan dan keterasingan dari Allah. Oleh sebab itu, doktrin diperlukan untuk memulihkan pemahaman manusia tentang tujuan penciptaannya dan akibat dosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis doktrin manusia dan dosa dalam Alkitab serta implikasinya bagi kehidupan Kristen. Dengan metode penelitian kualitatif kepustakaan, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data secara kritis dari Alkitab, buku-buku teologi, jurnal, dan literatur relevan lainnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa doktrin ini menjadi fondasi penting bagi orang Kristen untuk memahami identitas, kerusakan akibat dosa, dan jalan pemulihan melalui Kristus, sehingga dapat hidup dalam pengampunan, kekudusan, dan kasih.