Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran doktrin Gereja (Eklesiologi) dalam membentuk identitas Gereja sebagai Tubuh Kristus. Dengan menggunakan pendekatan teologi sistematika dan studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis konsep-konsep inti Eklesiologi dan implikasinya secara praktis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang benar tentang Eklesiologi merupakan landasan fundamental dalam pembentukan identitas Gereja, yang secara nyata diwujudkan melalui tiga panggilan utamanya: koinonia (persekutuan), marturia (kesaksian), dan diakonia (pelayanan). Koinonia membangun persekutuan yang otentik yang berakar pada relasi Tritunggal. Marturia membentuk Gereja sebagai saksi Injil melalui pemberitaan, suara profetis, dan keteladanan hidup. Diakonia mewujudkan kasih Kristus melalui pelayanan yang konkret bagi masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa Eklesiologi berfungsi sebagai fondasi teologis yang mengarahkan praksis Gereja, sehingga identitasnya sebagai Tubuh Kristus yang hidup tetap relevan dan transformatif di tengah tantangan zaman, seperti individualisme dan sekularisme. Integrasi ketiga aspek ini menjadi kunci bagi kehidupan bergereja yang holistik dan berdampak.
Copyrights © 2025