Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Lagu Lara Karya Dialog Senja Pada Pembelajaran Apresiasi Puisi dengan Pendekatan Stilistik Ricky Yoseptry; Miftahul Malik; Rosyidah Zakiyyah; Mia Devi Anggriyani; Lilik Herawati
Aksara Vol 37, No 2 (2025): AKSARA, EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i2.4904.476-485

Abstract

The purpose of this study is to analyze the application, influence, and improvement of students' learning outcomes in poetry appreciation with a stylistic approach through the media of the song Lara by Dialog Senja. The research approach uses quantitative, with a quasi-experimental design. Data collection includes learning outcome tests, observation sheets, and student response questionnaires. Meanwhile, the data were analyzed based on descriptive statistics by calculating the mean, median, mode, and standard deviation. After that, an inferential statistical analysis was carried out which included the analysis prerequisite test, namely the normality test using the Shapiro-Wilk method and the homogeneity test with Levene's Test. The results of this study indicate that the use of the media of the song Lara by Dialog Senja with a stylistic approach in poetry appreciation learning, greatly influences student learning outcomes. This is based on the results of processing in the SPSS application with an independent t-Test test, obtained a value of t = 10.574 with a degree of freedom (df) of 69 and a significance value of 0.000. Because the significance value is smaller than 0.05. Then, based on the results of the correlation test, the correlation coefficient (r) between the Experimental and Control classes was 0.944 with a significance of 0.000 (p < 0.01). Thus, it can be interpreted that there is a significant influence between the Lara song media by Dialog Senja and student learning outcomes. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan peningkatan hasil belajar peserta didik dalam apresiasi puisi dengan pendekatan stilistika melalui media lagu Lara karya Dialog Senja. Pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif, dengan desain quasi-eksperimen. Pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, lembar observasi, dan angket respons siswa. Sementara itu, data dianalisis berdasarkan statistik deskriptif dengan menghitung mean, median, modus, dan standar deviasi. Setelah itu, dilakukan analisis statistik inferensial yang mencakup uji prasyarat analisis, yaitu uji normalitas menggunakan metode Shapiro-Wilk dan uji homogenitas dengan Levene's Test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media lagu Lara karya Dialog Senja dengan pendekatan stilistika pada pembelajaran apresiasi puisi, sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini didasarkan terhadap hasil pengolahan pada aplikasi SPSS dengan uji independent t-Test, diperoleh nilai t = 10.574 dengan derajat kebebasan (df) sebesar 69 dan nilai signifikansi 0.000. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0.05. Kemudian berdasarkan hasil uji korelasi, nilai koefisien korelasi (r) antara kelas Eksperimen dan Kontrol adalah sebesar 0.944 dengan signifikansi 0.000 (p < 0.01). Dengan demikian, bisa diintepretasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara media lagu Lara karya Dialog Senja dengan hasil belajar peserta didik.
Campur Kode dan Dekontruksi Pembelajaran Melalui Adaptasi Bahasa Buku Babad Tanah Sunda Babad Cirebon Tati Sri Uswati; Lilik Herawati; Sultan Tirta Mujtaba
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 1 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i1.8161

Abstract

This study aims to describe the types and functions of code mixing found in the text Babad Tanah Sunda Babad Cirebon and deconstruct learning through the effectiveness of sentences resulting from language adaptation of students' work. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques use document analysis and literature study techniques. Data analysis in this study uses the technique of language analysis and distribution. The results of the study indicate that there are types of inner code mixing, outer code mixing, and hybrid code mixing, then based on their functions, there are intralingual functions (lexical function, grammatical function, phonological function) and extralingual functions (social, psychological, stylistic functions). In the study of errors in the effectiveness of sentences resulting from language adaptation, there are errors in the form of: (1) the use of two words with the same meaning in a sentence; (2) the use of excessive words that disrupt the sentence structure; (3) the use of chaotic affixes; (4) unfinished sentences; (5) the use of words with non-standard structures and spellings; (6) inappropriate use of the words where and which; (7) inappropriate choice of words; (8) ambiguous sentences that can lead to misunderstanding; (9) unnecessary repetition of words. Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan fungsi campur kode yang terdapat pada teks Babad Tanah Sunda Babad Cirebon dan dekontruksi pembelajaran melalui keefektifan kalimat hasil adaptasi bahasa karya mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis dokumen dan studi kepustakaan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis bahasa padan dan agih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat jenis campur kode ke dalam (inner code mixing), campur kode ke luar (outer code mixing), dan campur kode campuran (hybrid code mixing), selanjutnya berdasarkan fungsinya, terdapat fungsi intralingual (fungsi leksikal, fungsi gramatikal, fungsi fonologis) dan fungsi ekstralingual (fungsi sosial, psikologis, stilistik). Pada kajian kesalahan keefektifan kalimat hasil adaptasi bahasa, terdapat kesalahan berupa: (1) penggunaan dua kata yang sama artinya dalam sebuah kalimat; (2) penggunaan kata berlebih yang mengganggu struktur kalimat; (3) penggunaan imbuhan yang kacau; (4) kalimat yang tidak selesai; (5) penggunaan kata dengan struktur dan ejaan yang tidak baku; (6) penggunaan tidak tepat kata di mana dan yang mana; (7) pilihan kata yang tidak tepat; (8) kalimat ambigu yang dapat menimbulkan salah arti; (9) pengulangan kata yang tidak perlu.