June Carmen Noya van Delzen
Universitas Pattimura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determination of the Assessment System for German Language Learning Based on the Merdeka Curriculum in West Seram and Central Maluku Jolanda Tomasouw; Juliaans E. R. Marantika; June Carmen Noya van Delzen; Piet Soumokil; Vithalia Daskunda; Rita Fransina Maruanaya
International Journal of Pedagogical Language, Literature, and Cultural Studies (i-Plural) Vol. 2 No. 2 (2025): International Journal of Pedagogical Language, Literature, and Cultural Studies
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ip.v2i2.33

Abstract

This research aims to evaluate the assessment system for German language learning based on the Merdeka Curriculum in the West Seram and Central Maluku regions. Utilizing a descriptive qualitative method, data were collected through questionnaires, interviews, and document analysis. The findings indicate a contradiction where 65% of teachers perceive the current assessment quality as inadequate, yet the same percentage also believe it meets educational needs, highlighting a disparity between perception and practice. The study recommends adopting a more comprehensive, competency-based assessment model to better align with the Merdeka Curriculum. The current assessments are predominantly focused on cognitive aspects, lacking integration of speaking and listening skills. This study identifies challenges in implementing the Merdeka Curriculum, including limited resources and varying teacher understanding. Proposed recommendations include the adoption of a more comprehensive competency-based assessment system, authentic assessments, performance rubrics, and portfolios to document student progress. It is hoped that the results of this research will enhance the quality of German language learning and effectively support the implementation of the Merdeka Curriculum.
Tindak Tutur dan Implikatur dalam Komentar Netizen terhadap Estetika Influencer pada Akun TikTok “Hi, ini Chacu”: Kajian Pragmalinguistik Eldaa Crystle Wenno; Jolanda Tomasouw; June Carmen Noya van Delzen; Henderika Serpara
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 2 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Tiga (3) Negara: Indonesia, Taiwan dan Jor
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/a3mya311

Abstract

Penelitian ini mengkaji tindak tutur dan implikatur dalam komentar netizen terhadap estetika influencer pada akun TikTok “Hi, ini chacu” (@chacuuuu). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan lokusi, ilokusi, perlokusi, dan implikatur dalam komentar netizen terkait penampilan influencer tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa 30 komentar terpilih dari kolom komentar publik akun tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan catat, lalu dianalisis dengan mengidentifikasi makna literal, daya ilokusi, efek perlokusi, dan makna tersirat. Hasil penelitian menunjukkan empat pola umum: komentar berfokus pada make-up, hasil visual, detail wajah, aura, dan kecocokan gaya; didominasi oleh sindiran dan ejekan; cenderung membentuk opini negatif audiens; serta menyiratkan bahwa kecantikan influencer dianggap tidak autentik, berlebihan, atau kurang sesuai. Temuan ini menunjukkan bahwa kolom komentar TikTok tidak hanya berfungsi sebagai ruang interaksi, tetapi juga sebagai arena evaluasi sosial tempat bahasa digunakan untuk membangun penilaian estetika dan persepsi publik.